Terbaru  7 Juni 2010 - 06:15 GMT

Eropa bisa berperan besar soal Gaza

Banyak pihak mengecam aksi Israel di Gaza

Banyak pihak mengecam aksi Israel terhadap konvoi bantuan Gaza

Uni Eropa bisa memainkan peran lebih besar dalam menjamin bantuan masuk ke Gaza dan senjata tidak bisa masuk, kata Menlu Prancis Bernard Kouchner.

Kouchner menyeru Israel agar menyetujui investigasi internasional atas kematian sembilan aktivis di sebuah kapal bantuan berbendera Turki.

Dia berbicara bersama Menlu Inggris William Hague, yang menyatakan Eropa akan terus menekan Israel.

Israel, yang memblokade Gaza atas alasan khawatir serangan roket, telah menutup pintu bagi keterlibatan internasional dalam penyelidikan apa pun.

Kematian para relawan satu pekan lalu mengudang kutukan internasional, tapi Israel tetap membangkang dengan alasan dia berhak untuk membela diri.

Satu kapal bantuan lain, Rachel Corrie dihadang oleh Israel hari Sabtu dan para pejabat mulai mendeportasi kru dan aktivis kapal milik Irlandia itu.

'Transparansi' diperlukan

Sebagai rekasi atas kecaman bahwa Eropa belum bertindak cukup Koucher mengatakan Uni Eropa bersedia untuk memeriksa kargo kapal yang menuju Gaza, dan memperbesar peran mereka dalam mengendalikan perbatasan Rafah dari Mesir ke Gaza.

Sebelumnya, Uni Eropa memperkuat usul penyelidikan internasional, dan mengirimkan rencana mereka kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Namun, Dubes Israel untuk AS, Michael Oren mengatakan negaranya akan menolak proposal tersebut, dan mengulangi bahwa penyelidikan internasional akan dilakukan.

Dia mengatakan Israel tidak akan meminta maaf atas insiden, yang menewaskan delapan warga Turki dan seorang warga berkewarganegaraan ganda AS-Turki dibunuh oleh personel pasukan komando Israel.

'Terorisme negara'

Salah satu kelompok yang ikut menggalang misi bantuan ke Gaza, IHH yang berbasis di Turki, merilis foto-foto baru insiden tersebut hari Minggu.

Gambar-gambar tersebut memperlihatkan tentara Israel yang babak belur dan berdarah yang dikelilingi oleh aktivis di kapal Mavi Marmara, yang sedang menuju ke Gaza dalam konvoi kapal bantuan.

Serangan itu menunai protes keras dari para pendukung dan pengecam di dalam Israel.

IHH tampak berharap bahwa gambar-gambar itu akan memperlihatkan para aktivis diberi perhatian medis ke orang-orang Israel yang terluka, meski mereka sebenarnya tengah diserang.

Tapi, Israel mengatakan foto-foto itu mendukung laporan insiden versi Israel bahwa serdadu mereka diserang oleh 'ekstrimis'' dan bertindak untuk membela diri.

Turki mengecam keras Israel atas tewasnya aktivis bantuan. Perdana Menteri Turki Tayyip Erdogan menyebut operasi komando Israel "terorisme negara".

Mahmoud Abbas, yang memimpin Otorita Palestina di Tepi Barat, berkunjung ke Turki hari Senin da berniat untuk menghormati aktivis yang tewas.

Pemerintahnya adalah saingan Hamas, yang mengambil alih kekuasaan atas Gaza dari gerakan Fatah pimpinan Abbas pada tahun 2007.

Israel - yang menguasai sebagian besar akses ke Gaza sejak menarik pasukan pendudukan dan pemukim Yahudi pada tahun 2005 - memperketat blokade terhadap Gaza setelah pengambilalihan kekuasan oleh Hamas.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.