Terbaru  4 Mei 2010 - 06:21 GMT

Pria ditahan dalam kasus New York

Times Square dikosongkan sekitar 10 jam berkaitan dengan penemuan bom

Times Square dikosongkan sekitar 10 jam berkaitan dengan penemuan bom

Seorang pria yang dicurigai berusaha meledakkan bom mobil di Times Square, New York telah ditahan.

Jaksa Agung AS Eric Holder menyebutkan pria itu bernama Faisal Shahzad, seorang warga AS keturunan Pakistan.

Shahzad ditahan di bandara John F Kennedy di New York ketika hendak menumpang penerbangan ke Dubai, kata Holder.

Kendaraan tersebut ditinggalkan di Timews Square hari Sabtu (1/5). Kendaraan itu bermuatan bom yang dibuat dari pupuk, kembang api, bensin dan tank gas propan.

Bom tersebut ditemukan dan dibongkar sebelum bisa meledak.

Saat berbicara dalam konferensi pers, Holder mengatakan tim penyelidik mengikuti ''beberapa petunjuk''.

Dia menambahkan: ''Kami tidak akan beristirahat sampai kami telah menyeret semua yang bertanggungjawab ke pengadilan.''

Holder menyeru warga Amerika agar "tetap waspada" dan melaporkan setiap yang mencurigakan kepada pihak berwenang.

Evakuasi

Seorang pria terekam di CCTV tak jauh dari tempat mobil diparkir

Seorang pria terekam di CCTV tak jauh dari tempat mobil diparkir

Sebuah mobil Nissan Pathfinder yang berwarna gelap diparkir di Times Square Sabtu malam dalam keadaan mesin hidup dan lampu kabut berpendar dan bom buatan sendiri di dalamnya.

Times Square dipadati turis dan pengunjung teater ketika seorang penjual keliling melaporkan dia merasa curiga terhadap mobil tersebut.

Polisi mengosongkan sebagian besar distrik tersebut dan menutup jalur kereta bawah tanah, sementara ledakan terkendali dilakukan.

Para pejabat mengatakan bom tersebut dibuat secara asal-asalan, tapi bisa memicu ''bola api yang berarti''.

Sejak tragedi 9/11 kepolisian New York selalu dalam kondisi siaga menghadapi ancaman terorisme. Awal tahun ini, dua orang pria salah satunya adalah imigran asal Afghanistan dinyatakan bersalah karena merencanakan aksi bunuh diri di jaringan kereta bawah tanah New York.

Dan tahun lalu, empat orang warga New York diadili karena dituding merencanakan pengeboman sebuah sinagoga dan menembakkan misil ke arah sebuah pesawat terbang militer.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.