Terbaru  27 Januari 2010 - 07:26 GMT

Kepala babi ditinggal di luar masjid

Aksi protes sekelompok massa di Malaysia

Konflik terkait klaim penggunaan kata Allah terus berlanjut di Malaysia

Sejumlah kepala babi ditemukan tergeletak di lingkungan kompleks sebuah masjid di ibukota Malaysia, Kuala Lumpur.

Kepala polisi nasional Musa Hassan mengaitkan penemuan ini dengan sejumlah serangan beberapa pekan terakhir terhadap sejumlah rumah ibadah.

Meletakkan kepala babi di lingkugan masjid dikhawatirkan bisa menyulut kemarahan umat Islam.

Dalam beberapa pekan terakhir, 11 gereja, satu kuil Sikh dan sejumlah musala dirusak di tengah pertikaian terkait penggunaan kata Allah oleh kelompok non-muslim.

Ketegangan antarpemeluk agama di Malaysia meningkat sejak pengadilan bulan lalu memutuskan bahwa media milik kalangan Katolik Roma di Malaysia boleh menggunakan kata "Allah" dalam terbitan berbahasa Melayu untuk menyebut tuhan bagi umat Kristen.

Pengamat politik Malaysia dari Universitas Kebangsaan, Abdul Ghapa Harun, mengatakan walaupun insiden perusakan terhadap rumah ibadah tidak meluas, namun insiden kali ini berpotensi meningkatkan ketegangan.

"Keadaan bisa dikatakan terkendali, tidak tampak ketegangan. Tetapi dengan adanya insiden terbaru ini ketegangan bisa meningkat karena kepala babi di masjid akan menggores perasaan orang Melayu," kata Abdul Ghapa kepada Emilda Rosen dari BBC Siaran Indonesia.

Menteri Dalam Negeri Hishammuddin Hussein mengatakan orang-orang di belakang insiden terbaru itu akan diadili.

"Mayoritas warga Malaysia adalah orang-orang cinta damai, mayoritas orang Malaysia tidak akan melakukan aksi ini," kata kantor berita AFP mengutip Mendagri.

Provokasi

"Dengan melihat modus operandi dua kejadian ini, saya rasa ini dilakukan oleh kelompok yang sama dengan kelompok yang terlibat serangan sebelumnya," kata Musa Hassan.

Kantor Berita AFP melaporkan kepala kepolisian yakin serangan ini didanai oleh sekelompok orang yang berusaha memperburuk situasi yang sedang tegang di Malaysia, negara dengan warga mayoritas Muslim yang juga didiami sejumlah besar etnis Cina dan India.

Dengan melihat modus operandi dua kejadian ini... Saya rasa ini dilakukan oleh kelompok yang sama dengan kelompok yang terlibat serangan sebelumnya

Musa Hassan

"Saya rasa mereka membuang uang (untuk melakukan serangan ini) agar terjadi insiden seperti ini," kata Musa Hassan kepada para wartawan.

"Jangan main api, saya tidak kompromi dalam hal keamanan negeri ini. Jangan memprovokasi publik atau pihak mana pun untuk memperburuk situasi di negeri ini," tambahnya.

Kepala babi ditemukan di Masjid Taman Dato Harun, kata imam masjid itu, Hazelaihi Abdullah.

Polisi membenarkan hal ini serta menyatakan kejadian sejenis berlangsung pula di Masjid al-Imam al-Tirmizi yang berdekatan.

Sementara di tempat terpisah, Zulkifli Mohamad, pengurus masjid Sri Sentosa di luar kota Kuala Lumpur, menyatakan para jamaah sholat shubuh menemukan dua kepala babi dalam kantong plastik di lokasinya.

Sejauh ini polisi telah menahan 19 orang terkait berbagai serangan terhadap tempat ibadah belakangan ini.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.