Terbaru 9 Januari 2010 - 19:15 GMT

'Pembom CIA' balas dendam

Humam Khalil Abu-Mulal al-Balawi

Video menunjukkan al-Balawi bersama dengan pemimpin Taliban Mehsud

Rekaman video yang diklaim dari seorang warga Yordania yang membom agen-agen CIA di Afghanistan menunjukkan dia membalas dendam atas kematian pemimpin Taliban Pakistan, Baitullah Mehsud.

Dalam sebuah cuplikan video yang disiarkan televisi Al-Jazeera, seorang pria yang dikatakan calon pembom Humam Khalil Abu-Mulal al-Balawi mengatakan, kematian Mehsud harus dibalas "di dalam dan di luar Amerika".

Salah satu stasiun televisi Pakistan menunjukkan pembom itu bersama dengan pengganti pemimpin Taliban, Hakimullah Mehsud.

Keaslian cuplikan itu belum dapat dikonfirmasi. Delapan orang tewas dalam serangan bom itu.

Tujuh diantaranya adalah agen intelijen CIA dan satu pejabat intelijen Yordania.

Serangan terhadap Pangkalan Operasi Chapman di Propinsi Khost Afghanistan itu merupakan insiden yang terburuk bagi pejabat intelijen Amerika Serikat sejak pengeboman Kedubes AS di Beirut tahun 1983.

'Darah pemimpin kami'

Dalam potongan rekaman video yang diperlihatkan di televisi Al Jazeera, pria yang mengaku al-Balawi mengatakan dia mengirimkan pesan kepada "musuh-musuh Islam" yang dia sebutnya dinas intelijen Yordania dan CIA.

"Kami katakan tidak akan melupakan darah pemimpin kami Baitullah Mehsud," katanya.

"Apa yang tersisa adalah pembalasan untuk dia di dalam dan di luar Amerika," katanya.

Wartawan BBC Orla Guerin di Islamabad melaporkan pria dalam cuplikan video itu mengatakan pemimpin Taliban Pakistan membayar dengan jiwanya untuk melindungi pemimpin Al-Qaida Osama bin Laden.

Sementara itu kantor berita AFP melaporkan, IntelCenter menyatakan video itu disiarkan cabang Taliban di Pakistan.

IntelCenter adalah kelompok yang memonitor situs-situs ekstremis.

Baitullah Mehsud terbunuh akibat serangan rudal Amerika di kawasan suku-suku tradisional Waziristan Selatan tanggal 6 Agustus 2009.

Dua bulan kemudian, militer Pakistan melancarkan serangan besar ke kawasan itu.

Lebih dari 600 orang tewas dalam serangan militan di Pakistan yang diyakini pembalasan dari serangan militer Pakistan terhadap Taliban.

Para wartawan mengatakan Hakimullah Mehsud diyakini berada di Waziristan Selatan.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.