Terbaru 2 Januari 2010 - 13:43 GMT

Kapal Indonesia dibajak di Somalia

Pembajak Somalia

Kapal Premoni menjadi korban pembajakan pertama di tahun 2010.

KBRI di Nairobi Kenya sedang mencari tahu nasib tujuh belas awak buah kapal warga Indonesia yang berada di atas Kapal Premoni yang dibajak perompak Somalia di Teluk Aden kemarin.

Kapal tanker yang mengangkut bahan kimia tersebut dilaporkan milik perusahaan Indonesia, tetapi berbendera Singapura.

Ini merupakan pembajakan pertama tahun ini di perairan yang dikuasai oleh perompak itu.

Selain 17 awak kapal asal Indonesia, di atas kapal seberat 20 ribu ton tersebut, juga terdapat lima warga Cina, seorang asal Nigeria, dan seorang lagi asal Vietnam.

Pasukan keamanan Uni Eropa Atalante yang melakukan patroli di kawasan tersebut mengukuhkan adanya pembajakan pertama di tahun 2010 tersebut.

Kapal itu sedang dalam perjalanan ke India ketika dibajak kemarin pagi di Teluk Aden. Kita belum tahu pasti mengenai keadaan awak, namun kapal itu sekarang dilaporkan sedang melakukan perjalanan ke Somalia.

Riando Sembiring, KBRI Nairobi

"Nahkoda kapal telah mengirimkann pesan mengatakan kapal mereka dibajak, dan semua awak dalam keadaan selamat. Sekarang kapal tersebut sedang melakukan perjalanan ke selatan ke arah Somalia."

Hari Senin, para perompak juga menangkap kapal St James Park, yang berbendera Inggris dengan 26 awak dari sembilan negara berada dalam kapal tersebut.

Di hari yang sama, pihak berwenang Yaman mengatakan sebuah barang Yaman berawak 15 orang juga dibajak.

Sekarang ini diperkirakan ada sedikitnya 12 kapal dengan sekitar 270 awak yang ditahan oleh pihak Somalia.

Pengukuhan KBRI

Sementara itu, Kabid Penerangan Sosial Budaya KBRI Nairobo, Riando Sembiring yang saat ini berada di Mombasa, kota pelabuhan di Kenya juga mengukuhkan adanya pembajakan tersebut.

"Kapal itu sedang dalam perjalanan ke India ketika dibajak kemarin pagi di Teluk Aden. Kita belum tahu pasti mengenai keadaan awak, namun kapal itu sekarang dilaporkan sedang melakukan perjalanan ke Somalia," kata Sembiring.

Riando Sembiring sebenarnya sedang berada di Mombasa untuk menyambut pelepasan sebuah kapal Indonesia lainnya Kota Wajar yang dilepaskan oleh perompak Somalia beberapa hari lalu.

Di dalam kapal tersebut terdapat 6 orang awak asal Indonesia.

Menurut Riando, sekarang ini masih ada 6 orang awak kapal Indonesia yang ditahan oleh para perompak Somalia.

"Mereka ini bekerja untuk sebuah kapal Taiwan dan sudah ditahan hampir selama satu tahun." kata Sembiring.

bbc.co.uk navigation

BBC © 2012 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.