Terbaru 3 Desember 2009 - 19:55 GMT

India janji pangkas emisi karbon

Emisi di India

India berharap pengurangan emisi karbon dicapai pada tahun 2020

India mengumumkan target pengurangan kepadatan atau intensitas emisi karbon sebesar 20-25% pada tahun 2020.

Dalam penjelasan di parlemen Menteri Lingkungan India Jairam Ramesh mengatakan apa pun hasil pertemuan puncak itu negaranya akan mengurangi intensitas emisi karbon.

Namun dia mengatakan India tidak akan menerima pengurangan karbon yang mengikat secara hukum.

Wartawan BBC di Delhi Sanjoy Majumder melaporkan dengan pengumuman ini India memperlihatkan posisi rundingnya menjelang pertemuan puncak perubahan iklim di Kopenhagen pekan depan.

Intensitas karbon adalah ukuran emisi gas rumah kaca per unit PDB.

Usul tandingan

Pekan lalu Cina mengatakan pihaknya akan mengurangi kepadatan karbon sebesar 40-45%.

Langkah ini langsung menimbulkan tekanan terhadap India, negara pencemar terbesar kelima di dunia.

Bersama dengan Cina, Brasil dan Afrika Selatan, India akan mengajukan usul tandingan di Kopenhagen yang bertujuan untuk memastikan agar tanggung jawab untuk mengurangi emisi global juga dipikul sama rata oleh negara-negara kaya dan miskin.

India sejak awal mengatakan meskipun emisi karbonnya tinggi besaran emisi itu per kapita jauh lebih rendah dari negara-negara kaya.

Karena itu India tidak bisa dipaksa menandatangani pengurangan yang mengikat kalau negara-negara tersebut tidak melakukan hal yang sama.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.