BBC navigation

Blog dari London

Krisis layanan bus kota

Terbaru  12 Desember 2013 - 19:28 WIB
Bus kota

Tak kurang 47 pemerintah daerah memangkas subsidi operasional bus kota.

Bus kota di London, dengan desain khas dan warna merah terang, telah menjadi salah satu ikon Inggris.

Tak lengkap rasanya bila mengunjungi London tanpa menikmati bagaimana rasanya menumpang bus tingkat ini.

Kebutuhan akan bus kota, sebenarnya bukan hanya untuk para turis saja, tetapi juga bagi warga London sendiri yang ingin pergi ke tempat atau tujuan tertentu dengan relatif mudah dan murah, meski dari sisi lama perjalanan, kadang memerlukan waktu yang lebih lama, misalnya bila dibandingkan dengan kereta bawah tanah.

Saya punya beberapa teman, yang memilih naik bus ke kantor, meski untuk sampai di tempat kerja, diperlukan waktu setidaknya dua jam.

"Jauh lebih murah," demikian mereka beralasan.

Sebagai gambaran ongkos satu hari menggunakan semua moda transportasi di London, untuk zona 1 hingga 4, dengan menggunakan kartu pintar (biasa disebut Oyster) adalah £10.60 atau sekitar Rp209.000

Sementara jika memakai bus saja, untuk jumlah perjalanan yang tak terbatas selama satu hari, ongkosnya adalah £4.40 atau Rp86.000.

Subsidi dipangkas

"Pemerintah harus serius mengatasi persoalan ini, jika tidak berbagai rute bus kota akan lenyap sama sekali dalam beberapa tahun ke depan."

Martin Abrams

Namun operasional bus kota di London dan juga di kota-kota lain saat ini terancam.

Diperkirakan rute-rute yang dilayani bus, terutama untuk kota-kota di luar London, akan makin sedikit.

Bus kota ini memang banyak disubsidi oleh pemerintah daerah.

Data yang dikumpulkan Campaign for Better Transport (CBT) menunjukkan 47% pemerintah daerah telah mengurangi subsidi operasional bus kota pada tahun ini, dan jumlahnya akan meningkat pada tahun depan.

Tiga pemerintah daerah sudah menghentikan sama sekali subsidi mereka dan ada kemungkinan langkah ini diikuti oleh pemerintah daerah lain.

Pemangkasan atau bahkan penghapusan subsidi operasional bus kota tidak lepas dari kebijakan pemerintah pusat yang mengurangi hingga 43% dana untuk pemerintah daerah.

Krisis

Para pegiat mengatakan, menghadapi situasi sulit ini pemerintah daerah memangkas pos-pos yang diperkirakan tak terlalu kontroversial bila menghadapi pengurangan subsidi.

Bus kota

Para pegiat mengatakan pengguna bus kota meningkat dari tahun ke tahun.

Operasional bus kota adalah salah satu pos yang dianggap gampang untuk dipangkas tersebut.

"Pemerintah harus serius mengatasi persoalan ini, jika tidak berbagai rute bus kota akan lenyap sama sekali dalam beberapa tahun ke depan," kata Martin Abrams, pegiat CBT seperti dikutip harian The Independent.

Sementara itu juru bicara Kementerian Transportasi mengatakan pemerintah daerah tentunya sudah memikirkan berbagai pertimbangan sebelum memangkas subsidi.

Saya menulis blog ini sambil membayangkan perjalanan saya ke kantor tadi pagi.

Saya menggunakan bus kota sebelum mengejar kereta ke pusat kota London.

Tak terbayangkan di tengah suhu udara yang mendekati 2 derajat Celcius, berjalan 20 menit ke stasiun untuk berganti kereta.

Tapi hilangnya bus kota yang membawa saya ke stasiun bukan ilusi belaka, karena bila dana subsidi tidak ada, maka rute bus kota ini bisa saja dihapus.

Komentar

 posting

Yang pertama memberi komentar

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.