Jutaan ton makanan terbuang di Inggris

  • 25 Oktober 2013
produk roti
Produk roti di supermarket termasuk salah satu makanan yang paling banyak terbuang.

Dari tiga tempat sampah yang diambil petugas kebersihan di seputar rumah saya setiap hari Jumat, satu di antaranya khusus untuk sampah makanan.

Satu kotak untuk daur ulang -mulai dari plastik, kaleng, kertas dan beling- dan satu lainnya untuk sampah yang tidak bisa didaur ulang.

Kotak sampah khusus makanan buangan yang bisa ditampung di wadah ini mulai dari makanan sisa, kulit telur, biji buah, dan semua yang bisa dijadikan kompos.

Yang tidak begitu saya sadari adalah ternyata cukup banyak juga makanan terbuang di tempat sampah khusus sisa makanan ini di antaranya termasuk sayuran yang sudah layu, buah-buahan yang membusuk serta roti.

Saya mulai perhatikan jumlah makanan yang terpaksa dibuang ini setelah jaringan supermarket Tesco mengungkapkan bahwa mereka mencatat hampir 30.000 ton makanan terbuang pada enam bulan pertama tahun 2013.

Dari jumlah makanan yang terbuang sebanyak itu, 21% di antaranya adalah buah-buahan, sayuran serta 41% produk roti.

Dengan menggunakan data supermarket itu sendiri, Tesco juga memperkirakan di seputar industri makanan di Inggris secara keseluruhan, 68% salad yang dijual dalam bungkus plastik terbuang, 35% di antara oleh konsumen.

Jumlah makanan yang terbuang ini didapat dengan mendata 25 produk makanan yang paling laku dan informasi itu digabungkan dengan data badan pemerintah yang menangani pengurangan sampah, Waste and Resources Action Programme (WRAP).

Berasal dari rumah tangga

Catatan makanan yang terbuang
Data makanan yang terbuang menurut Tesco.

Secara keseluruhan, WRAP menyebutkan makanan yang terbuang setiap tahun di Inggris mencapai 15 juta ton, dan sekitar setengah di antaranya berasal dari rumah tangga.

Menyusul temuan ini, jaringan supermarket itu mengumumkan akan menghentikan sejumlah promosi harga makanan yang biasanya dilakukan untuk menarik pembeli.

Biasanya, kalau ada promosi -khususnya roti atau buah- termasuk dengan tawaran beli satu dapat satu, saya juga termasuk salah satu konsumen yang ikut latah beli beberapa.

Mumpung murah dan bisa disimpan, itu saja alasannya.

Dan beberapa waktu kemudian terpaksa masuk kantung sampah karena sudah lewat waktu kadaluwarsa.

Ternyata saya termasuk salah satu dari banyak keluarga lain yang ikut andil dalam membuang makanan ini.

Untuk menekan jumlah makanan yang terbuang ini, Tesco mengatakan juga akan memberitahu kepada para konsumen bagaimana caranya menyimpan makanan agar tahan lebih lama atau cara mengolah lagi.

Makanan yang terbuang ini jelas merugikan konsumen sendiri, dengan perkiraan mencapai ratusan poundsterling setiap tahun.

Sejumlah organisasi mendesak agar semua jaringan supermarket harus menghentikan promosi harga dan tidak berhenti sampai di situ saja, namun melakukan langkah lain termasuk melalui pemasaran guna mencegah semakin banyak makanan yang terbuang.

Bagi saya sendiri, laporan ini jadi pengingat untuk menahan diri bila ada tawaran murah roti atau sayur, supaya tidak termasuk di antara pembuang makanan.