Jokowi fokus siapkan pemerintahan baru

  • 22 Agustus 2014
Lupakan nomor satu dan dua

Pasangan presiden dan calon presiden terpilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla mengatakan sesudah turunnya keputusan Mahkamah Konstitusi, mereka bisa segera berkonsentrasi mempersiapkan pemerintahan yang baru.

Dalam konferensi pers di Taman Suropati, Jakarta Pusat, Jokowi dan JK mengucapkan terima kasih kepada Mahkamah Konstitusi dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu karena telah bekerja terbuka, profesional dan transparan.

"Ini akan membuka sebuah kesempatan bagi kami berdua untuk segera menyiapkan, segera merencanakan untuk pemerintahan baru kami," kata Jokowi.

"Segera kita bertemu pemerintah yang sekarang, dengan pemerintah Pak SBY [Susilo Bambang Yudhoyono] untuk mengetahui persoalan-persoalan yang sekarang," tambahnya.

Menjawab pertanyaan tentang kemungkinan rekonsiliasi dengan Prabowo-Hatta, ia menjawab bahwa hal itu tidak diperlukan.

"Pak Prabowo dan Pak Hatta itu sahabat baik kami, rekonsiliasi itu apa? Tidak ada masalah dan kita ini sahabat, ya namanya sahabat ketemu kapan pun bisa," ujarnya.

'Tak usah diperpanjang'

Sementara itu wakil presiden terpilih Jusuf Kalla mengatakan bahwa putusan Mahkamah Konstitusi membuktikan spirit keadilan profesionalisme dan independen.

Para pendukung Prabowo berusaha meruntuhkan barikade di Mahkamah Konstitusi

"Walau pun kita tahu beberapa anggota MK berasal dari partai politik yang di sebelah sana tapi betul betul kompak dan tidak ada dissenting opinion," kata JK.

"Maka kita juga mengharapkan teman-teman kita, Pak Prabowo dan Hatta, kita sudah setuju secara konstitusi bahwa MK itu final dan mengikat, sehingga kita cukup bersatu, tak usah lagi kita memperpanjang masalah. Karena kalau MK sudah memutuskan, (langkah) apa pun sudah tidak akan bisa jalan lagi, hanya akan mempersulit masyarakat untuk membahas lagi, berdebat lagi," tambahnya.

JK menepiskan kemungkinan adanya penolakan sebagian masyarakat atas keputusan MK ini. Katanya ia yakin bahwa masyarakat sudah menerima.

"Pak Jokowi sudah mengatakan agar lupakan nomor satu dan dua, kita bersatu sekarang," tutupnya.

Sebelumnya, Koalisi Merah Putih pimpinan Prabowo Subianto menuduh putusan MK tidak mencerminkan keadilan.

Hal ini ditegaskan dalam pernyataan Prabowo melalui akun Facebooknya.

"Walau tidak mencerminkan keadilan substantif, keputusan Mahkamah Konstitusi harus kita hormati, demikian Prabowo dalam pernyataannya, yang dilengkapi foto saat dia menjenguk seorang pendukungnya yang terluka, yang dirawat di RSPAD Gatot Subroto.

Berita terkait