BBC navigation

Deforestasi Indonesia 'kalahkan' Brasil

Terbaru  30 Juni 2014 - 20:52 WIB
Hutan

Kemenhut menyebutkan kerusakan hutan di Indonesia masih terjadi.

Kementerian Kehutanan membantah deforestasi di Indonesia mencapai 840.000 hektar pada 2012 lalu, seperti disebutkan dalam hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Climate Change.

Juru bicara Kementerian Kehutahan Eka Widodo mengakui hutan di Indonesia berkurang pada 2012 lalu, tetapi jumlahnya jauh lebih kecil dibandingkan hasil penelitian tersebut.

"Berdasarkan data yang ada di Kementerian Kehutanan ada terjadi deforestasi, penyebabnya itu antara lain adalah kebakaran hutan, mungkin ada alih fungsi dan kemungkinan ada illegal logging, deforestasi yang terjadi setiap tahun itu sekitar 450.000 hektar, tetapi angkanya fluktuatif, kalau terjadi kebakaran hutan maka itu lunas (penanaman lagi)," kata Eka.

Mantan peneliti di Kementrian Kehutanan dan kini bekerja di Universitas Maryland AS, Belinda Margono, menyebutkan Indonesia mengalahkan angka deforestasi Brasil 460.000 hektar, di tahun yang sama, setahun setelah moratorium penebangan hutan diberlakukan.

"Jadi ada peningkatan kehilangan luas hutan alam dari tahun 2000-2012, bahkan di tahun 2012 kehilangan ini untuk Indonesia bahkan lebih besar dibandingkan Brasil, ada peningkatan proporsi di wetland, ada peningkatan proporsi forest land use yang seharusnya tak boleh diganggu," jelas Belinda.

Hutan

Kebakaran hutan disebutkan menjadi salah satu penyebab kerusakan hutan.

Indonesia merupakan negara yang memproduksi gas emisi rumah kaca ketiga terbesar di dunia, setelah Cina dan AS dengan 85% emisi berasal dari kerusakan dan berkurangnya jumlah luas hutan di Indonesia. Hutan alam merupakan penyimpan karbon terbesar di dunia.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.