Teroris Tangsel terkait 'penembakan polisi'

  • 1 Januari 2014
Salah-seorang terduga teroris yang tewas merupakan buronan polisi.

Mabes Polri mengatakan, kelompok terduga teroris yang digerebek di Tangerang Selatan, Selasa (31/12) malam, terkait serangkaian penembakan terhadap anggota polisi belakangan ini.

"Kita pastikan bahwa kelompok (yang digerebek di Tangerang Selatan) ini, merupakan kelompok yang melakukan aksi-aksi (rentetan penembakan anggota polisi di Pondok Aren, Tangsel) itu," kata Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar, Rabu (01/01) pagi.

Sejak Juli 2013 lalu, sedikitnya empat orang anggota polisi yang menjadi korban penembakan orang tidak dikenal.

Anggota Polsek Metro Gambir, Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda) Patah Saktiyono mengalami luka tembak di bagian punggung belakang, pada 27 Juli lalu, di Cirendeu, Ciputat.

Pada 7 Agustus lalu, anggota satuan Bina Masyarakat Polsek Metro Cilandak, Ajun Inspektur Satu Dwiyatna, tewas ditembak di Jalan Ciputat Raya, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten.

Kemudian, 16 Agustus 2013, anggota Polsek Pondok Aren Brigadir Polisi Dua (Bripda) Maulana dan Aipda Kus Hendratma, tewas akibat ditembak dari jarak dekat.

Menurut Boy Rafli, mereka juga diduga terkait kasus perampokan toko emas di Jalan Tambora, Jakarta Barat, serta sejumlah perampokan bank yang terjadi belakangan.

"Ini berkaitan dengan pengumpulan dana yang dikatakan sebagai fai," kata Boy Rafli.

Mereka juga diduga terkait kasus pengeboman Vihara Ekayana di Jakarta Barat, katanya.

Pasukan Densus 88 telah menggerebek sebuah rumah di wilayah Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan, yang diduga ditempati kelompok teroris, Selasa (31/12) malam.

Enam tewas

Menurut polisi, lima terduga teroris tewas saat penggerebekan di rumah tersebut, sementara satu orang lainnya ditembak saat hendak melarikan diri dengan mengendarai sepeda motor.

Satu orang lainnya diduga ditangkap dalam kondisi hidup.

Polisi mengatakan, penyergapan terduga teroris di Tangsel merupakan hasil pengembangan dari penyergapan seorang terduga teroris di Banyumas, Jateng, Selasa (12/12) siang.

"Awal penggungkapan tempat persembunyian di Kampung Sawah (Ciputat, Tangsel) setelah ditangkap salah-satu pelaku yang sudah diawasi," kata Boy Rafli.

Sejauh ini aparat kepolisian masih melakukan proses olah tempat kejadian perkara.

Di lokasi kejadian, polisi menemukan barang bukti berupa bahan peledak, uang jutaan rupiah, serta catatan tentang target serangan teroris.