BBC navigation

Pekerja Freeport tewas kejatuhan batu

Terbaru  1 Desember 2013 - 15:48 WIB
Freeport

Di lokasi tambang bawah tanah petugas mencoba menembus reruntuhan atap, Mei lalu.

Seorang pekerja di lokasi tambang bawah tanah milik PT Freeport di Tembagapura tewas akibat tertimpa reruntuhan batu dari sebuah mesin.

Korban yang meninggal diidentifikasi sebagai Fikrizal Utama, 27, berasal dari Palembang Sumater Selatan.

Setelah insiden yang terjadi pada sekitar pukul 04.00 pagi ini, polisi telah mendatangi lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara.

"Kami sudah ke lokasi, ya aparat langsung olah TKP untuk mengetahui apa penyebab terjadi insiden," kata juru bicara Kepolisian Daerah Papua, Ajun Komisaris Besar Sulistio Pudjo kepada Dewi Safitri dari BBC Indonesia melalui telepon.

Sementara untuk memperkuat penyelidikan, permintaan polisi untuk melakukan otopsi terhadap korban menurut SUlistio ditolak keluarga.

"Setelah kita hubungi ternyata keluarga menolak dan minta jenazah langsung aja dipulangkan ke kampung halaman di Palembang," tambahnya.

Bukan kecelakaan pertama

Ia mengatakan kecelakaan terjadi di salah satu tempat angkut material tambang, dikenal dengan loading point, ketika reruntuhan batu tiba-tiba menimpa kendaraannya.

"Batunya itu batu utuh dan di lokasi tambang seperti ini kan batu-batunya sudah pasti berukuran cukup besar sehingga langsung menewaskan korban."

Media menyebut seorang pekerja lain juga jadi korban dalam insiden yang sama, dan kini tengah mendapat perawatan intensif karena kondisinya cukup parah.

Sejauh ini belum ada pernyataan dari manajemen Freeport terkait hal ini, namun menurut situs berita Kompas.com yang mengutip pernnyataan Kapolsek Tembagapura Ajun Komisaris Polisi Sudirman kasus ini bukan terjadi akibat longsor namun 'merupakan kecelakaan kerja".

Freeport juga menjadi pusat perhatian dunia saat Mei lalu Klik atap ruang bawah tanahnya runtuh sehingga menewaskan 28 pekerja pada Mei lalu.

Mereka sedang mengikuti pelatihan tentang keamanan di tempat kerja saat peristiwa naas itu terjadi.

Selain karena kecelakaan, pekerja Freeport juga beberapa kali sempat jadi Klik sasaran tembakan kelompok yang tak diketahui identitasnya di Papua.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.