Pengusaha keluhkan demo buruh

  • 31 Oktober 2013
Unjuk rasa buruh di Cikarang dijaga ketat aparat TNI dan polisi.

Aksi mogok kerja yang dilancarkan puluhan ribu buruh di sejumlah tempat di Bekasi, Tangerang, Kerawang serta Jakarta, mulai mengganggu proses industri, kata seorang pengusaha.

Sampai sekitar pukul 12.00 WIB, ribuan buruh masih terus berdatangan, masuk ke kawasan industri Pulogadung, Jakarta Timur, seperti dilaporkan wartawan BBC Indonesia, Christine Franciska dari lokasi unjuk rasa.

Sementara, sebagian peserta unjuk rasa buruh di kawasan industri EJIP Cikarang, Bekasi, sejak Kamis (31/10) pagi, melakukan sweeping di pabrik-pabrik untuk meminta semua buruh ikut aksi.

Pantauan wartawan BBC Indonesia, Sri Lestari, pabrik-pabrik di kawasan industri Cikarang tutup sejak Kamis pagi, dan hanya dijaga petugas keamanan.

Dalam unjuk rasa, para buruh menuntut upah sebesar Rp3,7 juta per bulan.

Salah seorang buruh yang bekerja di pabrik farmasi di Cikarang mengatakan, upah yang diterima sekitar Rp2,4 juta tidak cukup untuk biaya hidup sehari dan anak-anaknya.

"Ya idealnya memang naik, karena upah yang sekarang habis untuk biaya sekolah dua anak di SD dan SMP, serta cicilan rumah," jelas Arma saat diwawancarai Sri Lestari.

Menurut wartawan BBC Indonesia, para buruh menggelar orasi di kawasan EJIP dan menutup jalan dikawasan idnsutri tersebut.

'Ancaman hengkang'

Di Pulogadung, Jakarta Timur, kelompok buruh memusatkan aksinya di dalam kawasan industri hingga petang nanti, seperti dilaporkan wartawan BBC Indonesia.

Unjuk rasa buruh di Pulogadung, Jaktim, melibatkan ribuan orang.

Sempat terjadi ketegangan antara pengelola pabrik dan buruh saat sweeping dilakukan, tetapi secara umum unjuk rasa berlangsung aman dan tertib, lapor Christine Franciska.

Sejumlah pabrik menutup usahanya akibat demo buruh.

Aksi mogok kerja yang dilancarkan puluhan ribu buruh di Pulogadung, mulai mengganggu proses industri, kata seorang pengusaha.

Risjaya, Manajer Pabrik PT Dodo Activewear, yang bergerak di bidang garmen, mengatakan aksi sweeping merugikan perusahaan, karena otomatis produksi terhenti.

"Seperti memaksakan kehendak, sangat menganggu produksi. Tidak produksi ini akan mengakibatkan keterlambatan pengiriman barang yang dipesan," kata Risjaya kepada BBC Indonesia

Pengamanan unjuk rasa buruh di Bekasi melibatkan TNI.

"Mogok kerja beberapa hari ini dipaksa oleh kelompok buruh. Karyawan kami tidak setuju, kalau ada perselisihan bisa diselesaikan secara bipartit."

"Hari ini dari pada anarkis, kita terpaksa persilahkan buruh keluar. Besok kita lihat situasi," katanya

"Kalau UMP naik besar sekali, kami sudah berencana untuk hengkang dari Indonesia ke Vietnam, Kamboja, Myanmar, karena kita harus tetap cari keadaan kondusif,"

Saat ini, buruh masih melakukan orasi di depan di pintu masuk kawasan Pulogadung, Jaktim. Sebagian jalan diblokir sehingga menimbulkan kemacetan.

Berita terkait