Susno Duadji dibawa ke Mapolda Jawa Barat

  • 24 April 2013
susno
Susno Duadji dinyatakan bersalah dalam dua perkara korupsi

Mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji dibawa ke Mapolda Jawa Barat setelah gagal 'dijemput' oleh tim gabungan dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Jabar dan Kejari Bandung.

Upaya eksekusi Susno dilakukan tim kejaksaan di kediamannya di kawasan Dago, Bandung.

Pihak kejaksaan ingin Susno menjalani hukuman setelah ia diputuskan bersalah dalam dua perkara korupsi yaitu kasus penanganan perkara PT Salmah Arowana Lestari dan kasus dana pengamanan Pilkada Jawa Barat 2008.

Yusril Ihza Mahendra, pengacara Susno, kepada wartawan mengatakan kliennya "meminta perlindungan kepada Polda Jawa Barat dan dikabulkan."

Hingga saat ini, Susno masih bertahan di Mapolda Jawa Barat.

Belum diketahui langkah apa yang akan dilakukan kejaksaan selanjutnya.

Banding ke MA

Asisten Intelijen Kejati DKI Firdaus yang dihubungi BBC belum memberikan respon.

Pengadilan Jakarta Selatan memutuskan Susno menyalahgunakan kewenangannya saat menjabat Kepala Bareskrim Polri dengan menerima hadiah sebesar Rp500 juta untuk mempercepat penyidikan kasus PT Salmah Arowana Lestari.

Sedangkan dalam kasus Pilkada Jabar, ia dinyatakan bersalah memotong dana pengamanan sebesar Rp4,2 miliar untuk kepentingan pribadi saat ia menjadi Kapolda Jawa Barat.

Susno mengajukan banding, tetapi ditolak oleh Pengadilan Tinggi Jakarta sehingga dia tetap dihukum 3 tahun 6 bulan penjara.

Upaya terakhir Susno melalui Mahkamah Agung juga tidak membuahkan hasil.

Pada 22 November 2012, MA menguatkan putusan PN Jaksel dan PT DKI Jakarta, bahwa Susno terbukti bersalah dalam kedua pidana korupsi itu.