Marty akan bertemu Menlu Burma bahas pencari suaka

  • 8 April 2013
marty

Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Burma Wunna Maung Lwin di Brunei Darussalam untuk membahas sejumlah isu, termasuk pencari suaka asal Burma yang banyak berdatangan ke Indonesia.

Rencana pertemuan itu disampaikan oleh Marty di Istana Kepresidenan, Senin (8/4), seperti dilaporkan wartawan BBC Indonesia Andreas Nugroho.

Ia mengatakan konflik yang terjadi antara warga Burma dengan minoritas Rohingya harus diselesaikan dari akarnya.

"Intinya Myanmar harius mengatasi masalah saling ketidakpercayaan antara komunitas Rohingya dengan komunitas lain, adanya kondisi terhadap kebutuhan kemanusiaan dan perekonomian. Ini juga yang akan kita bicarakan dengan Menlu Myanmar esok lusa," kata Marty.

"Kita menghimbau pemerintah Myanmar bisa mengelola persoalan ini dengan baik mencegah timbulnya terjadinya konflik dan menciptakan suasana kondusif agar warga Myanmar bisa hidup berdampingan dengan damai," tambahnya.

Sekelompok warga minoritas Muslim Rohingya hari Minggu diselamatkan nelayan Aceh setelah terombang ambing tanpa makanan selama beberapa hari.

Kapolres Aceh Besar Djadjuli mengatakan para pencari suaka yang berjumlah 74 orang dibawa ke pulau terdekat dan diberi makan sebelum dipindahkan ke Krueng Raya di Banda Aceh.

"Mereka ditampung di kantor Dinas Sosial di Banda Aceh," kata Dadjuli. "Besok IOM (International Organization for Migration) akan menerbangkan mereka ke Medan."

Djadjuli mengatakan ia tidak mengetahui apakah para pencari suaka itu akan ditempatkan di Rumah Detensi Imigrasi Medan dimana akhir pekan lalu delapan orang imigran Burma tewas akibat bentrokan antara warga yang beragama Islam dan Buddha.

Semua korban tewas merupakan warga Burma yang beragam Buddha, sementara 21 orang yang luka-luka berasal dari etnis Rohingya yang beragama Islam.

Berita terkait