Polisi duga perampokan terkait terorisme

  • 15 Maret 2013
Ilustrasi
Polisi sita sejumlah bahan peledak di lokasi penangkapan pelaku perampokan toko emas.

Kepolisian Indonesia mengatakan perampokan di toko emas Terus Jaya di Jalan Tambora, Jakarta, Minggu (10/03) lalu terkait dengan kelompok teroris.

"Perampokan ini bukan bermotif ekonomi tetapi terkait dengan kasus terorisme," kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Suhardi Alius kepada Wartawan BBC Indonesia, Andreas Nugroho.

Suhardi mengatakan dalam operasi penangkapan terhadap pelaku perampokan toko emas tersebut polisi menembak mati tiga pelaku dan menangkap empat lainnya di sejumlah lokasi terpisah.

"Polisi menemukan senjata dan bahan peledak di lokasi penangkapan."

Sejumlah senjata dan bahan peledak yang ditemukan dalam operasi yang berlangsung dalam 12 jam terakhir adalah lima senjata api rakitan jenis, 14 bom pipa, peluru kaliber 9 mm sebanyak 34 butir dan 2 sepda motor serta emas 1 kg.

Polisi mengatakan ketujuh orang itu ditangkap di dua tempat terpisah yaitu Teluk Gong, Jakarta Barat dan Bekasi, Jawa Barat.

Jaringan lain

Saat melakukan penangkapan di Cilegong polisi menangkap tersangka H dan menewaskan tersangka M. Sementara di saat melakukan penangkapan di Mustika Jaya, Bekasi, polisi menangkap tiga orang berinisial S,T dan K sedang dua tersangka lainnya yaitu A dan H meninggal dunia di lokasi kejadian.

Polisi masih belum menjelaskan kelompok teroris yang terkait dengan tujuh orang ini.

"Dilokasi sedang diupayakan termasuk pengembangan penyelidikan lebih lanjut apakah ini terkait dengan pengembangan jaringan teror yg ada," jelas Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Boy Rafli.

Salah satu tersangka berinisial M menurut Boy diduga mempunyai keterkaitan dengan kelompok yang pernah melakukan perampokan Bank CIMB Niaga di Medan Sumatera Utara pada tahun 2010.

Polisi tahun lalu pernah menyebut bahwa perampokan merupakan salah satu cara yang dilakukan kelompok teroris untuk menggerakan aktifitasnya selain mengandalkan dana pendukung mereka dari luar negeri.