Bentrokan di Bireun 3 orang tewas

Terbaru  17 November 2012 - 15:20 WIB
Polisi

Sekitar 200 personil masih berjaga pasca penyerangan rumah Tengku Aiyub (ilustrasi)

Sekitar 200 personil aparat kepolisian dan TNI masih melakukan pengamanan di Desa Jampo Dalam, Kecamatan Plimbang Kabupaten Bireun, Aceh, pasca penyerangan rumah Tengku Aiyub pemimpin sebuah kelompok pengajian.

Kadiv Humas Polda Aceh Kombes Gustav Leo mengatakan penyerangan terhadap rumah Tengku Aiyub terjadi pada Jumat (16/11) malam pukul 22.00 WIB dilakukan karena warga menganggap permintaan untuk membubarkan kelompok pengajian, yang disampaikan beberapa waktu lalu, diabaikan oleh Tengku.

“Pertama sejumlah warga mendatangi rumah Tengku Aiyub untuk menghentikan pengajian yang dianggap sesat oleh warga, kemudian diserang dari dalam rumah oleh pengikut Tengku,” jelas Gustav.

Gustav mengatakan dalam penyerangan pertama satu orang warga tewas dan Sembilan orang terluka.

Setelah itu, berita penyerangan pun menyebar dan menyebabkan sedikitnya 500 warga Desa Jampo Dalam melakukan tindakan serupa.

Menurut Gustav, peristiwa penyerangan kedua itu menyebabkan Tengku Aiyub Syahkuban (47 tahun) dan satu orang pengikutnya Muntasir tewas.

Sementara, 9 orang yang terluka akibat terkena parang dirawat di RS dr Fauziah Bireun, satu orang diantaranya dalam kondisi kritis.

Gustav mengatakan kepolisian telah mengusut peristiwa itu dan masih memeriksa lokasi kejadian pada Sabtu (17/11). Peristiwa itu menyebabkan rumah Tengku Aiyub rusak.

Sebelumnya, sekitar 2010 lalu, warga memprotes ajaran Tengku Aiyub karena dianggap sesat dan memintanya untuk menghentikan kegiatan.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.