BBC navigation

Polisi Malaysia tersangka pemerkosa TKI diadili

Terbaru  16 November 2012 - 14:50 WIB

Beberapa anggota Polisi Malaysia terlihat berjaga di jalan protokol Kuala Lumpur.

Tiga orang anggota Polisi Malaysia yang disangka melakukan pemerkosaan terhadap seorang tenaga kerja perempuan Indonesia mulai diadili di Butterworth, Penang, Jumat (16/11) ini.

"Sekarang sidang mau dimulai," kata acting Konsulat Jendral Indonesia di Penang, Malaysia, Sofiana Mufidah, kepada wartawan BBC Indonesia, Heyder Affan, saat dihubungi melalui telepon sekitar pukul 13.30 WIB.

Menurutnya, tiga anggota polisi Malaysia yang menjadi tersangka telah tiba di gedung Mahkamah, namun belum dihadirkan ke ruangan sidang.

Ketiganya diancam dengan hukuman maksimal dua puluh tahun penjara.

Menyulut kemarahan

Peristiwa yang menimpa SM, inisial tenaga kerja Indonesia, berawal ketika dia dan temannya terjaring razia polisi di Penang pada Jumat (09/11) sekitar pukul 06:00 WIB.

Polisi meminta paspor SM tetapi dia hanya membawa fotokopi paspor yang disebutkan sudah kadaluarsa.

SM kemudian dibawa ke kantor polisi dan, berdasarkan pengakuan SM, diperkosa.

Dia kemudian dilepaskan dan dengan bantuan teman-temannya, SM kemudian melaporkan kasus itu kantor pengaduan Partai Politik MCA (Malaysian Chinese Association).

Lau Chiek Tuan, politisi lokal yang menerima laporan SM mengatakan pada kantor berita AFP bahwa korban dapat mengenali ketiga pelaku.

Kasus perkosaan yang menimpa TKI ini memunculkan kemarahan sebagian masyarakat Indonesia.

Terkait kedua kasus tersebut, Menlu RI Marty Natalegawa secara khusus berbicara langsung dengan Menlu Malaysia untuk meminta perhatian terhadap kasus-kasus tersebut.

Menlu Malaysia mengecam terjadinya kasus-kasus dimaksud dan menjanjikan penanganan yang tuntas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di Malaysia.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.