KPK kaji laporan dugaan korupsi ditiga kementerian

Terbaru  15 November 2012 - 17:12 WIB
Dipo Alam

Sekretaris Kabinet Dipo Alam : ada dua kementrian lain yang melakukan praktek serupa.

KPK akan menelaah laporan praktik dugaan korupsi di tiga kementerian, yang dilaporkan oleh Sekretaris Kabinet Dipo Alam pada Rabu malam.

Juru bicara KPK Johan Budi mengatakan laporan sekretaris kabinet Dipo Alam akan ditelaah dan divalidasi.

“Ya kemarin laporan disampaikan oleh pak Dipo, dan KPK akan menelaah dan melakukan validasi terhadap laporan dan bukti-bukti yang disampaikan,” jelas Johan kepada BBC Indonesia.

Dalam keterangan kepada BBC Indonesia, Kamis sore, Dipo Alam menyatakan telah melaporkan tiga kementrian ke KPK karena dugaan penyelewengan anggaran negara yang dilakukan para politisi yang menjadi anggota DPR, Ketua Fraksi dan staf ahli menteri.

"Ini merupakan laporan dari para PNS, ini bagus untuk pencegahan ada yang belum ada indikasi kerugian negara yang dilaporkan, tapi ada juga yang sudah mengenai adanya permintaan-permintaan dari oknum DPR atau staf khusus menteri yang berperan," kata Dipo.

"Seperti kayak menakut-nakuti pejabat-pejabat struktural di tingkat tinggi eselon I, supaya membebaskan ini atau ijin-ijin atau yang berkaitan dengan persetujuan dalam pemanfaatan APBN, karena saya bukan penegak hukum maka saya serahkan ke KPK biar KPK yang menilai," tambah Dipo

Selain, tiga kementrian yang telah dilaporkan ke KPK, menurut Dipo, masih ada dua kementrian lain yang juga diindikasi melakukan praktek dugaan korupsi.

"Belum sempat dilaporkan ke KPK karena masih harus dipelajari bukti-buktinya," kata Dipo.

Sekretaris Kabinet sebelumnya telah mengeluarkan surat edaran 542 yang diterbitkan pada 28 September 2012, yang isinya agar Kementerian dan BUMN menghentikan kongkalikong dengan DPR dalam proses penetapan anggaran melalui surat edaran.

Tidak ada pengawasan

Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran FITRA menyatakan mekanisme pembahasan dan penetapan anggaran negara selama ini dijalankan memang yang tidak transparan dan sangat membuka peluang untuk terjadinya penyelewengan anggaran.

"Proses perencanaan anggaran sampai penetapan yang dilakukan pemerintah dan DPR tidak dapat diawasi oleh masyarakat, ataupun juga lembaga seperti KPK, padahal itu dalam proses itu seringkali diduga terjadinya praktek kongkalikong," kata Uchok Khadafi, Kordinator Investigasi dan Advokasi FITRA

"Proses perencanaan anggaran sampai penetapan yang dilakukan pemerintah dan DPR tidak dapat diawasi oleh masyarakat, ataupun juga lembaga seperti KPK, padahal itu dalam proses itu seringkali diduga terjadinya praktek kongkalikong"

Uchok Khadafi, FITRA

Menurut Uchok, auditor negara tidak dapat berbuat banyak untuk melakukan pengawasan.

"Pengawasan itu biasanya disiasati, auditor-auditor negara itu kan biasanya bukan melihat adanya korupsi atau tidak tetapi yang dilihat adalah pelanggaran administrasi saja, padahal kalau mau ditelaah lagi itu bisa menemukan korupsinya itu, karena memang tidak ada pengawasan selama ini," jelas Uchok.

"Selama ini yang punya kedaulatan anggaran itu, ya partai, politisi baik yang ada di DPR ataupun yang jadi menteri, dan staf menteri itu biasanya sebagai penghubung, supaya dapat memperoleh keuntungan dari proyek di kemeterian tersebut," tambah dia.

Uchok menambahkan perlunya dilakukan perubahan mekanisme sistem anggaran agar transparan, dan masyarakat harus memiliki akses informasi atas anggaran negara.

"Seperti misalnya si pembayar pajak bias mengetahui kemana aliran uang pajaknya dan digunakan untuk apa saja, itu harusnya seperti itu, jadi memang harus ada perubahan," jelas

Sebelum, Dahlan Iskan juga melaporkan sejumlah nama anggota DPR, yang disebut meminta jatah dari BUMN, ke Badan Kehormatan DPR.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.