BBC navigation

Polisi dilaporkan tangkap puluhan santri di Jawa Timur

Terbaru  13 November 2012 - 14:46 WIB
densus 88

Santri yang ditangkap masih berusia remaja

Sekitar 50 santri pondok pesantren di Nganjuk, Jawa Timur, dibawa ke kantor polisi karena diduga terlibat jaringan teroris, seperti dilaporkan kantor berita nasional Antara.

Mereka adalah santri pesantren Darul Akhfiya di Desa Kepuh, Kecamatan Kertosono. Mereka dibawa ke markas Polres Nganjuk pada Selasa (13/11) dini hari. Antara mengatakan polisi juga membawa pengasuh pesantren berinisial NA.

NA mengatakan tidak ada jaringan terorisme di pesantren dan yang diajarkan hanya kegiatan pengajian saja dengan beladiri sebagai pelajaran tambahan.

Polisi dilaporkan masih berada di pesantren dan tidak ada seorang pun yang diizinkan mendekat.

Sedangkan sejumlah tetangga yang menyaksikan penangkapan mengatakan pada Antara bahwa para santri masih berusia belasan remaja dan rata-rata duduk di bangku setingkat SMP dan SMA.

Sejumlah petinggi Polri yang dihubungi BBC belum memberikan tanggapan atas berita ini. Namun pada sebuah media setempat, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Boy Rafli Amar yang sedang berada di Sukabumi, Jawa Barat mengatakan, penangkapan itu dipicu laporan masyarakat mengenai "kegiatan tidak wajar" di pesantren tersebut.

Sejumlah barang bukti berupa senjata laras panjang dan amunisi serta dokumen turut diamankan.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.