Pemerintah berikan bantuan hukum pada korban perkosaan

Terbaru  12 November 2012 - 17:20 WIB
malaysia

SM melaporkan tindak perkosaan yang dialaminya pada seorang politisi

Pemerintah Indonesia akan memberikan bantuan hukum pada seorang TKI perempuan yang diduga menjadi korban pemerkosaan di Malaysia.

Juru bicara Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur, Malaysia, Suryana Sastradireja mengatakan TKI berusia 25 tahun berinisial SM itu telah berada dalam perlindungan kedutaan.

"Kita sudah mengamankan dan menyelamatkan yang bersangkutan di Konsulat Jenderal RI di Penang dan KBRI dengan biaya negara akan memberikan bantuan pembelaan pada SM," kata Suryana.

Peristiwa yang menimpa SM berawal ketika ia dan temannya terjaring razia polisi di Penang pada Jumat (09/11) sekitar pukul 06:00 WIB.

Polisi meminta paspor SM tetapi ia hanya membawa fotokopi paspor yang menurut Suryana sudah kadaluarsa.

Ia kemudian dibawa ke kantor polisi dan, berdasarkan pengakuan SM, diperkosa. Ia kemudian dilepaskan dan dengan bantuan teman-temannya, ia melaporkan kasus itu kantor pengaduan Partai Politik MCA (Malaysian Chinese Association). Lau Chiek Tuan, politisi lokal yang menerima laporan SM mengatakan pada kantor berita AFP bahwa korban dapat mengenali ketiga pelaku.

"Dia dapat mengidentifikasi ketiga polisi yang memperkosanya di sebuah ruangan beralaskan kasur, saya tidak tahu kenapa ada kasur di kantor polisi," kata dia.

Sementara itu Suryana mengatakan aparat Malaysia menunjukkan sikap yang sangat responsif.

"Sebelum orang-orang Indonesia atau Malaysia mengetahui kejadian pada Jumat subuh, pemerintah Malaysia telah berkomunikasi secara informal dengan Duta Besar Indonesia dalam pengertian bahwa dari Kementerian Luar negeri telah menyampaikan adanya peristiwa ini dan kami snagat menghargai cepat tanggapnya dari pemerintah Malaysia," kata Suryana.

Media Malaysia melaporkan bahwa ketiga polisi itu telah dinonaktifkan, seperti dilansir harian Straits Times yang mengutip pernyataan Kepala Polisi Penang Abdul Rahim Hanafi.

"Kami memastikan ketiga polisi itu tidak akan mendapat perlindungan apa pun jika tuduhan terbukti benar," kata dia.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.