Kapolda Sulteng: tiga tersangka teroris Poso ditangkap

Terbaru  31 Oktober 2012 - 14:14 WIB
Polisi di Poso

Operasi gabungan TNI dan Polri dikerahkan untuk memburu tersangka teroris Poso.

Polisi menyatakan tiga tersangka kelompok teror Poso ditangkap, seorang diantaranya dalam keadaan tewas, setelah penggerebekan sebuah rumah berakhir dengan aksi tembak-menembak di desa Kalora, Poso Rabu (31/10) pagi.

Dalam kejadian ini, polisi mengerahkan pasukan dalam jumlah besar dibantu oleh aparat TNI dan dipimpin oleh pasukan Detasemen Khusus Anti teror 88.

"Di lokasi kita temukan bom, disamping ada senjata juga, jadi ini bukan seperti kita memburu perampok biasa," kata Kapolda Sulawesi tengah Brigjen Pol Dewa Parsana kepada Dewi Safitri dari BBC.

Laporan sejumlah media di lokasi menyebut polisi sempat meledakkan dua bom yang diduga berdaya rendah sesaat setelah pengepungan selesai, sementara di rumah yang dicurigai polisi mengatakan menemukan pula material yang diduga bisa dipakai untuk merakit bom dan sepucuk senjata api.

Namun Dewa Parsana menolak membeberkan pengetahuan polisi tentang para tersangka dan bagaimana peran mereka dalam jaringan yang sudah sejak sebulan ini diburu aparat terutama setelah dua anggota Polres Posos Pesisir ditemukan tewas mengenaskan dalam sebuah lubang di Dusun Tamanjeka, Poso Pesisir.

"Kita kirim jenazah dan tersangka ke Jakarta agar bisa langsung diinvestigasi, nanti kita dengar dulu hasilnya," tambah Parsana.

Tiga tersangka, bukan enam seperti diberitakan berbagai media sebelumnya, ditangkap dalam operasi yang menurut Parsana 'dilakukan hati-hati' agar para tersangka tidak lolos.

"Mereka orang-orang yang berkeyakinan dan memegang senjata jadi yang penting kita cermat sesuai target."

Arus lalu lintas di jalan Trans Sulawesi dekat lokasi penggerebekan sempat dihentikan dimana aparat bekerja dengan bantuan Lurah dan camat setempat.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.