Bangkai paus yang terdampar belum dikubur

Terbaru  3 Oktober 2012 - 14:44 WIB

Sekitar 30 ekor bangkai paus pilot yang terdampar belum dikuburkan.

Lebih dari 30 bangkai paus pilot yang terdampar di perairan Desa Deme, Kabupaten Sabui Raijua, NTT, masih belum dikubur.

Sebagian besar paus tersebut mulai membusuk dan menebarkan aroma busuk, kata petugas instansi terkait yang berada di lokasi.

"Bangkai ikan paus masih ada di pesisir pantai, belum ada evakuasi dari pihak pemerintah terkait," kata Inggrid, petugas petugas apangan Kantor Dinas Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sabui, Rabu (03/10) siang, kepada wartawan BBC Indonesiam Heyder Affan, melalui telepon.

Seperti dilaporkan sebelumnya, puluhan paus pilot mulai terdampar pada Senin (01/10) malam di panti perairan Desa Deme.

Kejadian terdamparnya puluhan paus di desa itu merupakan peristiwa yang pertama.

Aroma busuk

Menurut Inggrid, warga di pesisir pantai masih memotong bagian-bagian tubuh paus tersebut untuk dikonsumsi.

"Masih banyak masyarakat potong daging ikan paus. Sebagian potong ekor, sirip, atau gigi. Mereka mau simpan," jelasnya.

Inggrid menjelaskan, aroma busuk mulai tercium di lokasi, karena "masyarakat membuan sembarangan isi perut paus di pinggir pantai."

Sampai sekitar pukul 13.30 WIB, BBC Indonesia belum bisa menghubungi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sabu Raijua, Domingus Widu Hau.

Sejauh ini Inggrid mengaku tidak mengetahui kenapa bangkai paus tersebut tidak segera dikubur.

Selasa (02/10) kemarin, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sabu Raijua, Domingus Widu Hau mengatakan kepada BBC Indonesia bahwa mereka kesulitanmencari alat berat untuk mengubur bangkai paus-paus tersebut.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.