Ratusan polisi amankan Kedubes AS

Terbaru  21 September 2012 - 15:18 WIB
Demo Kedubes AS

Sejumlah demonstrasi dilakukan di kedubes AS sejak pekan lalu, memprotes film anti Islam

Sebanyak 875 petugas kepolisian mengamankan kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta menyusul rencana unjuk rasa menentang film anti Islam Innocence of Muslims.

Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan sejauh ini baru satu organisasi yang memberitahukan akan melakukan demonstrasi di depan Kedubes AS yaitu Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

"Dari HMI ada 100 orang yang akan berunjuk rasa di depan Kedubes AS," kata Rikwanto.

Amerika Serikat hari ini menutup kantor kedutaan besar di Jakarta, Konsulat Jendral di Surabaya, Kantor Perwakilan di Medan, Kantor Konsuler di Bali dan Misi AS untuk ASEAN menyusul "potensi demonstrasi signifikan' di masing-masing lokasi.

"Kami menerima informasi bahwa sejumlah kelompok yang berencana mengadakan demonstrasi besok [21/09) juga meminta pendukung mereka untuk berkonsentrasi pada bisnis AS, terutama jaringan restoran makanan cepat saji di Jawa Timur dan Lombok," kata pihak kedubes dalam pernyataan tertulis.

Penutupan sudah lebih dulu dilakukan terhadap Kantor Perwakilan AS di Medan, yang dilakukan sejak Rabu (19/9) setelah serangkaian aksi demonstrasi dialamatkan kepada fasilitas pemerintah AS ini.

Demonstrasi merebak di berbagai kota di Indonesia sebagai respon atas beredarnya film amatir Innocence of Muslims yang dianggap menghina Nabi Muhammad.

Sebelumnya, di Jakarta, aksi demo dengan kekuatan sekitar 400 orang bertahan di depan gedung kedubes AS pada Senin (17/9) hingga petang hari dan menyebabkan jatuhnya sejumlah korban termasuk 11 polisi yang cedera serta seorang demonstran.

Kedutaan Prancis tutup

Sementara itu, Kedutaan Besar Prancis tutup hari ini sedangkan sekolah internasional Prancis sudah lebih dulu diliburkan sejak kemarin.

Pengumuman di situs web kedubes Prancis hanya mengumumkan penutupan tanpa merinci alasannya.

Namun dalam surat elektronik yang dikirim pihak kedubes pada warga negara mereka di Indonesia, disebutkan kebijakan itu diambil terkait dengan kekhawatiran akan hal yang tidak diinginkan akibat publikasi karikatur Nabi Muhammad di majalah terbitan Prancis Charlie Hebdo.

Dua hari lalu, Prancis telah menyatakan akan menutup sementara kedutaan, konsulat, pusat kebudayaan dan sekolahnya di sekitar 20 negara pada hari Jumat sebagai langkah antisipatif.

Menteri Luar Negeri Prancis Laurent Fabius mengatakan ia khawatir akan 20 karikatur yang diterbitkan Charlie Hebdo.

Karikatur itu mengolok-olok protes berbau kekerasan baru-baru ini untuk menentang Amerika Serikat yang dipicu oleh film yang dianggap menghina Nabi Muhammad dan dibuat di Amerika.

Laurent Fabius khawatir penerbitan karikatur ini akan semakin memperluas protes film anti-Islam yang terjadi sejak pekan lalu.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.