Miranda Goeltom dituntut empat tahun penjara

Terbaru  12 September 2012 - 21:18 WIB
Miranda Swaray Goeltom

Miranda Swaray Goeltom didakwa melanggar UU No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Tipikor menuntut empat tahun penjara kepada Miranda Swaray Goeltom, terdakwa kasus suap cek pelawat anggota DPR dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Periode 2004.

Jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi mengatakan Miranda terbukti melakukan tindak pidana korupsi dengan bersama-sama menyuap anggota Dewan Perwakilan Rakyat periode 1999-2004 dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia.

"Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan menyuap penyelenggara negara," kata Ketua Jaksa Penuntut Umum, Supardi, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Jakarta, Rabu, 12 September.

Selain itu tim Jaksa Penuntut Umuk juga meminta mantan Gubernur Senior Bank Indonesia itu dikenai dengan Rp150 juta.

Menurut jaksa, fakta di persidangan menunjukkan rangkaian fakta hukum yang membuktikan perbuatan Miranda memberikan cek pelawat kepada anggota DPR 1999-2004 melalui Nunun Nurbaeti.

'Merusak kinerja DPR'

Jaksa meyakini pemberian cek pelawat tersebut tidak terjadi secara kebetulan.

Atas tuntutan itu, Miranda dan tim pengacara akan menyampaikan pembelaan dalam sidang berikutnya, meskipun Miranda menyatakan banyak hal yang tidak bisa dimengerti.

Dalam tuntutannya, jaksa menyebutkan hal yang memberatkan Miranda Goeltom adalah perbuatannya merusak kinerja DPR dan tidak jujur.

Adapun hal-hal yang meringankan adalah terdakwa kooperatif menjalani pemeriksaan hingga persidangan dan belum pernah menjalani hukuman pidana.

Dalam sidang sebelumnya mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda Goeltom membantah dakwaan jaksa yang menyatakan dirinya menyuap anggota DPR.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.