BBC navigation

Alutsista milik TNI harus diganti

Terbaru  22 Juni 2012 - 17:47 WIB
Fokker 27

TNI AU menyebutkan pesawat Fokker 27 masih layak terbang meski sudah berusia 30 tahunan.

Kecelakaan pesawat Fokker F-27 TNI AU menunjukan bahwa peremajaan alat utama sistem senjata ALUTSISTA milik TNI AU perlu dilakukan, seperti disampaikan DPR.

Peremajaan alat utama sistem senjata ALUTSISTA milik TNI AU tengah dilakukan sampai 2014 nanti dengan mengganti pesawat yang sudah tua, termasuk jenis Fokker F-27 yang jatuh pada Kamis kemarin.

Juru bicara TNI AU Marsekal Madya Azman Yunus menegaskan pesawat tersebut masih layak terbang meski berusia diatas 30 tahun karena dirawat dengan baik. Rencananya pesawat itu milik TNI AU akan diganti dengan CN295 pada Oktober nanti, sebagai bagian dari pergantian dan penambahan ALUTSISTA.

"Dengan untuk mencapai pembaharuan alutsista untuk mengejar teknologi, kanTNI AU untuk menuju Kekuatan Pokok Minimum KTM atau minimum essential force , dengan menambah jumlah itu tentunya akan menambah kemampuan kita kan," Kata dia.

Wakil Ketua Komisi I DPR, TB Hasanuddin mengatakan peremajaan ALUTSISTA itu belum cukup ideal untuk pertahanan udara Indonesia.

"Sampai 2014 itu setidaknya kita sudah punya tiga skuandron tempur angkut siap ya, kemudian satu skuadron angkut siap, itu ya.. kemudian seluruh wilayah kesatuan Republik Indonesia telah dilengkapi dengan radar, itu baru tahap pertama, dan baru memenuhi 30% dari minimum essential force," jelas Hassanudin.

TNI AU mengatakan penyelidikan jatuhnya pesawat Fokker 27 di dekat Bandara Halim Perdana Kusuma tengah dilakukan oleh tim investigasi TNI AU , dengan cara meneliti serpihan badan pesawat Fokker 27 yang berada disekitar lokasi kejadian, sebab pesawat militer tidak memiliki kotak hitam.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.