Terdakwa Bom Bali I divonis hari ini

Terbaru  21 Juni 2012 - 08:19 WIB

Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat akan membacakan vonis untuk terdakwa kasus terorisme dalam ledakan Bom Bali 2002, Umar Patek, hari ini (21/06).

Patek didakwa terlibat sebagai perakit bom dalam serangan yang menewaskan 202 orang tersebut serta serangan terhadap sejumlah gereja di Jakarta pada 2000.

Ia juga dituding sebagai pakar bom untuk organisasi Jemaah Islamiyah (JI), organisasi teror di Asia Tenggara yang berafiliasi dengan al-Qaeda.

Patek dituntut hukuman seumur hidup oleh jaksa pada 21 Mei.

Saat sidang dimulai Februari lalu, jaksa penuntut Bambang Suharyadi saat itu mengatakan akan mengajukan tuntutan hukuman mati bila Patek terbukti bersalah.

Namun, kemudian ancaman hukuman itu diturunkan menjadi penjara seumur hidup karena Patek dianggap menyesal atas perbuatannya dan selalu bekerja sama.

Patek yang ditangkap di Abottabad, Pakistan, Januari tahun lalu itu mengaku tidak pernah mengenal mantan pimpinan al-Qaeda Osama bin Laden.

Abottabad juga merupakan lokasi persembunyian Osama saat dibunuh oleh pasukan khusus AS.

Namun berbagai bukti di pengadilan menunjukkan Bin Laden memberi uang sebesar US$30.000 untuk membiayai jihad dan kehadiran Patek di Abbotabad adalah untuk bertemu dengan pimpinan Al-Qaeda itu.

Patek pernah dianggap sebagai buronan paling penting di Indonesia dan menghabiskan sepuluh tahun untuk pelarian.

Bahkan pemerintah Amerika Serikat menawarkan US$1 juta bagi siapapun yang bisa menangkapnya.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.