Peraturan uang muka mulai diberlakukan

Terbaru  15 Juni 2012 - 13:05 WIB

Kredit motor murah marak di sejumlah media di Indonesia.

Kenaikan uang muka kredit kendaraan bermotor dan rumah mulai diberlakukan Jum'at (15/6) ini.

Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia, Gunadi Sindhuwinata memperkirakan ketentuan BI yang menetapkan uang muka Kredit Kendaraan Bermotor KKB untuk sepeda motor sebesar 25 % akan menurunkan penjualan sepeda motor pada tahun ini.

Menurut Gunadi, penurunan bisa mencapai kisara 20-25 persen, karena selama ini 70% penjualan sepeda motor dilakukan secara kredit, sebagian dengan uang muka dibawah 10%.

"Jadi ketentuan uang muka ini menyebabkan konsumen akan menunda pembelian, dan tentu akan ada dampaknya terhadap produksi," jelas Gunadi kepada Sri Lestari dari BBC Indonesia.

Target meleset

Gunadi memperkirakan dengan berlakunya ketentuan uang muka kredit bagi kendaraan bermotor roda dua ini, akan menyebabkan melesetnya target penjualan sepeda motor pada tahun ini yang dipatok sebesar 8,4 juta unit.

Menurut dia, penjualan hanya akan berkisar diangka 6,3 juta sepeda motor saja.

Sebelumnya, Industri telah menurunkan target penjualan sepeda motor pada 2012, dari 9 jutaan unit, menjadi 8,4 juta, karena di kuartal pertama telah terjadi penurunan penjualan sepeda motor karena ketidakpastian kebijakan kenaikan BBM subsidi oleh pemerintah.

Berdasarkan Peraturan Bank Indonesia nomor 11/25/PBI/2009 tentang aturan rasio kredit terhadap nilai agunan, rasio nilau pinjaman KPR ditetapkan maksimal 70%.

Sementara untuk uang muka KKB roda dua ditetapkan minimal 25%, untuk KKB roda empat 30%, sedangkan KKB roda empat untuk keperluan produktif 20%.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.