BBC navigation

Polisi: Situasi di Papua normal setelah kerusuhan

Terbaru  14 Juni 2012 - 20:34 WIB

Kekerasan di Papua memburuk dalam beberapa pekan terakhir

Situasi keamanan Distrik Waena di Abepura, Papua, berangsur normal, setelah sempat dilanda kerusuhan. Satu orang pendatang dilaporkan dalam kondisi kritis, sementara sedikitnya lima rumah dan puluhan kendaraan dibakar.

Polisi menyatakan, pelaku kerusuhan merupakan pendukung Wakil Ketua Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Mako Tabuni, yang tewas ditembak aparat kepolisian, pada Kamis siang.

Juru Bicara Kepolisian Daerah Papua Yohanes Nugroho mengatakan Tabuni ditangkap karena diduga terlibat sejumlah aksi kekerasan di Jayapura.

"Kerusuhan itu terjadi karena polisi mengambil tindakan, karena ada beberapa kali penembakan itu. Kita mau menangkap, tetapi ketika mau menangkap ada perkelahian antara yang menangkap dan pelaku berinisial MT dan ketika senjata yang dibawa MT mengarah ke aparat, dia dilumpuhkan oleh aparat yang lain," kata Yohanes kepada Andreas Nugroho dari BBC Indonesia.

Mako Tabuni terkena tembakan dan meninggal dunia dalam perawatan. Pendukung Tabuni melampiaskan kemarahan mereka dengan melakukan pengrusakan.

"Mereka membakar tiga atau empat ruko, 27 motor dan tiga mobil. Mereka juga menghajar empat orang warga pendatang hingga luka-luka," kata Yohanes.

Pasca kerusuhan, polisi melakukan razia di sejumlah lokasi di kota Jayapura untuk mencari pelaku pengrusakan dan penganiayaan.

Razia berlangsung sampai Kamis (14/06) malam dan aparat keamanan berjaga di beberapa titik.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.