BBC navigation

Basarnas: 12 jenazah sudah ditemukan

Terbaru  11 Mei 2012 - 15:48 WIB
Tim penyelamat korban Sukhoi

Tim penyelamat dari Basarnas terus berupaya mengevakuasi korban tewas dari lokasi kejadian.

Tim penyelamat yang terdiri TNI, Basarnas dan sejumlah relawan hari ini berhasil menemukan 12 jenazah korban kecelekaan pesawat Sukhoi Superjet 100.

Seluruh jenazah saat ini masih tertahan dekat lokasi kecelakaan dan sedang diupayakan untuk dievakuasi menuju posko yang terletak di Pos I yang terletak di Cijeruk Bogor.

"Tepat pukul 10.00 WIB tim SAR darat telah sampai di crash site dan telah mengidentifikasi korban sebanyak 12 orang yang semuanya telah meninggal dunia," kata Kepala Basarnas Daryatmo.

"Kami tetap untuk melanjutkan evakuasi, evakuasi yang kami siapkan adalah evakuasi lewat udara. Saat ini kami telah membuat helipad yang berada dekat crash side tapi belum jadi sehingga korban belum bisa kami evakuasi ke posko di Cijeruk."

Daryatmo mengataka timnya akan melakukan evakuasi seluruh korban sesuai dengan daftar korban yang telah diterimanya.

Untuk membantu proses evakuasi hari ini pemerintah telah menyiapkan 9 helikopter dan 35 ambulans.

Santunan korban

Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono yang hari ini juga berada di Bandara Halim Perdana Kusuma mengatakan pemerintah akan menanggung semua ambulan dan penanganan korban di rumah sakit.

Agung Laksonono juga menyebut bahwa Sukhoi juga akan ikut memberikan santunan kepada para korban.

"Seluruh biaya yang ditimbulkan menjadi tanggung jawab pemerintah," kata Agung Laksono.

"Kami juga mendapatkan informasi pihak Sukhoi selaku produsen pesawat Sukhoi Superjet 100 dan mitra lokalnya di Indonesia telah mengansurasikan untuk santunan kepada setiap korban yang nanti akan diumumkan pada waktunya."

Sebelumnya pesawat Sukhoi Superjet 100 yang membawa 45 penumpang dan awak yang terdiri dari 8 warga negara Rusia, 1 Prancis, 1 AS dan 35 warga negara Indonesia jatuh disekitar puncak Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat.

Tim penyelamat yang dikirim ke lokasi kejadian masih belum menemukan tanda adanya korban yang selamat dalam peristiwa itu.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.