Orang kedua Korut akan kunjungi Indonesia

Terbaru  8 Mei 2012 - 15:58 WIB
kim_yong_nam

Kim Yong-nam dijadwalkan akan membicarakan sejumla isu kawasan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Presiden Presidium Majelis Rakyat Tertinggi Republik Demokratik Korea Utara, Kim Yong-nam akan melakukan kunjungan ke Indonesia pada tanggal 13-16 Mei mendatang untuk memenuhi undangan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono.

Juru Bicara Presiden Bidang Hubungan Internasional, Teuku Faizasyah mengatakan pertemuan nanti akan menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk mendengarkan secara langsung pandangan Korut soal isu di kawasan semenanjung Korea.

"Kita memaklumi sampai sekarang kondisi di semenanjung Korea belum juga mencerminkan kondisi yang stabil dan menuju ke arah perdamaian, pertemuan ini akan menjadi kesempatan bagi kita untuk mendengarkan dan juga menyampaikan secara langsung sejumlah pandangan pemerintah Indonesia," kata Teuku Faizasyah kepada wartawan BBC Indonesia, Andreas Nugroho.

Teuku juga mengatakan melalui pertemuan ini tidak menutup kemungkinan terlibatnya Indonesia dalam pembicaraan damai antara Korea Utara dengan Korea Selatan.

"Tidak menutup kemungkinan hal-hal tersebut kedepannya dimungkinkan tapi yang bisa digarisbawahi bahwa dalam kerangka penyelesaian masalah Semenanjung Korea secara komprehensif sudah ada six-party talk namun tidaklah peran negara lain ditabukan," jelas Teuku.

Pembicaraan enam negara atau six-party talk ini merupakan forum untuk menyelesaikan sejumlah persoalan di kawasan itu termasuk soal kepemilikan nuklir yang diikuti oleh Korea Utara, Korea Selatan, AS, Cina dan Rusia.

Kerjasama olahraga

"Kita memiliki hubungan baik tidak hanya dengan Korea Utara tapi juga dengan seluruh negara yang terlibat dalam six-party talk, kita tentunya akan mengikuti sejauh mana ada peluang untuk ikut berkontribusi memaksimalkan dari six-party talk itu sendiri."

Kantor berita Korea Utara, KCNA tidak memberikan banyak informasi agenda kunjungan Kim Yong-nam kali ini. Pemerintah Korut dalam kantor berita tersebut hanya menyebut ini merupakan kunjungan atas undangan Presiden Yudhoyono.

"... kita tentunya akan mengikuti sejauh mana ada peluang untuk ikut berkontribusi memaksimalkan dari six-party talk itu sendiri"

Teuku Faizasyah

Teuku Faizasyah mengatakan sejauh ini belum ada rencana pasti penandatanganan kerjasama bidang tertentu diantara kedua negara namun dia mengatakan kalaupun ada kerjasama kemungkinan pada bidang sosial budaya.

"Hal yang sangat feasible yang memungkinkan mungkin terkait dengan kerjasama sosial kebudayaan, kita memaklumi mereka memiliki kelebihan di bidang olahraga dan kesenian."

Selain mengunjungi Indonesia, Kim Yong-nam juga direncanakan akan mengunjungi Singapura namun agenda kunjungannya juga tidak disampaikan secara detail oleh kantor berita Korut, KCNA.

Kim Yong-nam saat ini merupakan orang terkuat kedua di Korut setelah pemimpinbaru negara itu, Kim Jong-un. Meski kedua orang ini memiliki nama sama namun mereka tidak mempunyai hubungan keluarga.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.