Kejagung periksa pegawai pajak tersangka korupsi

Terbaru  1 Maret 2012 - 18:09 WIB

Beberapa pegawai Direktorat Pajak menjadi tersangka kasus korupsi dan suap.

Kejaksaan Agung mulai memeriksa pegawai Direktorat Pajak berinisial DW yang menjadi tersangka dugaan kasus korupsi dan suap.

Sejumlah harta DW, mulai uang tunai, emas, surat berharga serta belasan kendaraan, juga disita Kejaksaan Agung.

DW ditetapkan sebagai tersangka pada 17 Februari lalu, setelah Kejaksaan Agung menindaklanjuti pemeriksaan internal Kementerian Keuangan serta temuan PPATK yang menemukan aliran dana mencurigakan sekitar Rp60 Miliar ke rekeningnya.

Sejumlah laporan menyebutkan, DW diduga mencuci uang hasil kejahatannya melalui sebuah perusahaan otomotif, yang bergerak di bidang jual-beli, penyewaan truk, serta agen perjalanan.

Beberapa kalangan menilai, kasus dugaan korupsi pegawai negeri golongan III-C ini mirip 'kasus mafia pajak' Gayus Tambunan.

Sampai Kamis (01/03) sore, pemeriksaan DW masih berlangsung dan belum diketahui apakah nanti DW akan ditahan.

"Syarat-syarat penahanan kan sudah jelas. Jadi ya nanti kita lihatlah kebutuhan penyidik," kata Jaksa Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Andhi Nirwanto, Kamis (01/03) siang.

Istri berhalangan

Menurut Andhi, DW akan dikenai beberapa pasal, diantaranya akan dikenai pasal tindak pidana korupsi.

"Apakah ada pasal lain terkait dengan pencucian uang, akan berkembang dalam penyidikan," jelasnya.

Sementara itu, rencana Kejaksaan Agung memeriksa istri DW sebagai saksi pada Kamis (01/03), batal dilakukan, karena yang bersangkutan berhalangan.

"Dia mengirim surat ijin karena berhalangan, "kata Kepala Pusat Penerangan Kejaksaan Agung, Adi Togarisman.

Istri DW, DA, disebut-sebut mengetahui dugaan praktek korupsi yang melibatkan suaminya.

Sejauh ini belum ada tanggapan dari DW terhadap sangkaan korupsi yang ditimpakan pada dirinya.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.