BBC navigation

Pemerintah tunda kenaikan BBM subsidi bagi nelayan

Terbaru  27 Februari 2012 - 12:57 WIB

Cicip mengatakan pemerintah berkomitmen melindungi nelayan

Pemerintah memastikan akan menunda pencabutan subsidi bahan bakar minyak (BBM) subsidi untuk nelayan, sebagai "komitmen untuk melindungi nelayan."

Pernyataan itu disampaikan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif Cicip Sutardjo, Senin (27/02).

"BBM bersubsidi akan tetap diberikan kepada nelayan, ini sebagai bukti komitmen kami melindungi nelayan,’’ kata Sutardjo dalam pernyataan pers yang diterima BBC Indonesia.

Selain itu, harga BBM untuk nelayan tidak akan mengalami kenaikan.

"Nelayan tetap subsidi, tak ada harga naik untuk nelayan," kata Cicip seraya berharap keputusan tersebut akan membuat nelayan tetap melaut.

“Kebijakan ini sekaligus sebagai komitmen kami untuk tetap menyejahterakan nelayan,” kata Cicip.

Hasil rapat

Keputusan itu adalah hasil rapat bersama enam menteri terkait yaitu Menteri ESDM, Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Perhubungan, Menteri Keuangan, Menteri PPN/Kepala Bappenas, dan Menteri Koordinator Perekonomian akhir pekan lalu.

Dirjen Perikanan Tangkap, Herianto Marwoto, mengatakan bahwa peraturan itu didasarkan pada Peraturan Presiden No 9/2006.

"Dalam rakor Sabtu (25/02), disetujui penangguhan pencabutan subsidi BBM subsidi untuk nelayan, sehingga pemerintah kembali menggunakan Perpres tahun 2006 yang menyatakan nelayan yang menggunakan kapal dengan berat maksimum 30 GT (gross ton) dan di atas 30 GT akan mendapat subsidi 25 kilo liter/bulan," kata Marwoto pada BBC Indonesia melalui telepon.

Kementerian Kelautan dan Perikanan akan bekerjasama dengan Pertamina dan BPH Migas untuk mengembangkan program BBM untuk nelayan karena ketersediaan BBM merupakan faktor kunci usaha perikanan dalam bersaing dengan negara-negara tetangga yang memberikan subsidi BBM untuk usaha perikanan seperti Malaysia, Thailand dan China

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.