
Jembatan Kutai Kertanegara yang menghubungkan Tenggarong-Samarinda ambruk di Kalimantan Timur ambruk November 2011
Tim SAR Senin (20/02) menemukan jenazah salah seorang warga yang hanyut dan sempat dinyatakan hilang setelah robohnya jembatan sepanjang 25 meter di Kali Cihideung di Desa Cibanteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor hari Minggu kemarin.
"Korban berjenis kelamin perempuan, ditemukan sekitar pukul 11.30 WIB. Jarak dari TKP dengan penemuan jenazah sekitar lima km," kata Kepala Seksi Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Bogor, Budi, kepada Pinta Karana dari BBC Indonesia.
Hingga saat ini dua orang dinyatakan tewas, enam orang hilang dan 15 orang lainnya menderita luka luka. Seluruh korban hilang adalah anak anak.
Jembatan bambu tersebut adalah jembatan yang dibangun masyarakat untuk menghubungkan kampung Cibanteng Pabuaran dan Kompleks Institut Pertanian Bogor.
Para korban saat itu hendak menghadiri acara maulid Nabi Muhammad SAW di wilayah Kampus IPB.
Sulit awasi
Pihak BPPD tidak mengetahui kondisi jembatan tersebut karena jembatan itu bukan infrastruktur resmi yang dibangun pemerintah.
"Sulit bagi pemda melakukan pengawasan dan pengecekan karena tidak ada data, itu bukan jembatan resmi. Dan berdasarkan informasi pihak IPB sendiri juga tidak menyetujui adanya jembatan tersebut," kata Budi.
Pencarian melalui darat, udara dan air masih berlangsung dan direncanakan akan terus dilakukan hingga tujuh hari mendatang oleh tim SAR gabungan sebanyak 300 orang.
Mereka terdiri dari BPBD Bogor, SAR, TNI, Polri dan masyarakat.
"Untuk pencarian udara kami mengerahkan helikopter, di darat tim SAR gabungan menyisir daerah aliran sungai, sedangkan untuk pencarian di air kami mengerahkan perahu karet dan tim penyelam dari Brimob," kata Budi.










