
Kirim kartu dan bertukar kado sering dilakukan dalam perayaan valentine.
Majelis Ulama Indonesia MUI di sejumlah daerah melarang perayaan Hari Valentine karena dianggap dapat memicu pergaulan bebas dikalangan anak muda.
Sedikitnya ada empat MUI di daerah yang mengeluarkan larangan tersebut yaitu Nangroe Aceh Darrusalam, Banten, Kalimantan Timur dan Sumatera Selatan, seperti dilaporkan berbagai media lokal.
Ketua MUI Sumatera Selatan Sodikun membenarkan telah mengeluarkan larangan perayaan Hari Valentine karena lebih banyak mengarah kepada pergaulan bebas yang tidak sesuai dengan norma agama.
"Jadi kami melihat perayaan Hari Valentine ini lebih banyak tarikannya yang lepas nilai gitu, tidak hanya sekedar memberikan bunga, coklat, tetapi untuk yang sudah sangat akrab kita khawatir akan terjadi pergaulan bebas," kata Sodikun kepada wartawan BBC, Sri Lestari.
Sodikun menjelaskan MUI Sumatera Selatan telah mengeluarkan pernyataan untuk mengharamkan hari Valentine.
Pelarangan MUI di Sumatera Selatan ini secara rutin dikeluarkan setiap menjelang Hari Valentine.
Menurut dia, pemerintah dan pihak swasta belum merespon pelarangan perayaan Hari Valentine ini yang dikeluarkan oleh MUI.
'Razia' Valentine di sekolah
Larangan perayaan Hari Valentine pun dilakukan di SMP Al Irsyad Kota Tegal, Jawa Tengah.
Untuk mencegah adanya siswa yang membawa kado Valentine, para guru pun memeriksa tas milik siswa dan siswi sekolah Islam tersebut.
Kepala Sekolah SMP Al Irsyad Untung Supriyadi mengatakan pemeriksaan tas pada 14 Februari rutin dilakukan selama bertahun-tahun.
"Tujuannya agar para siswa tidak merayakan Valentine, dengan bertukar kado dengan pacar dan memaknai kasih sayang hanya kepada pacarnya saja," kata Untung kepada BBC Indonesia.
Dia menambahkan alasan lain adalah agar pawa siswa tidak mengikuti budaya barat yang bertentangan dengan Islam.
Untung menjelaskan selain melakukan razia, sekolah juga memberikan ceramah kepada para siswa agar tidak merayakan valentine, dan memaknai kasih sayang bukan hanya terhadap pasangannya, melainkan kepada orangtua dan sesama.
Suasana perayaan Hari Valentine di Jakarta terlihat mulai dari sentra bunga di kawasan Rawa Belong, pusat perbelanjaan dan hotel. Berbagai kartu dan hadiah mulai ditawarkan di pertokoan sejak awal Februari lalu.










