bbc.co.uk navigation

Faisal Basri daftar calon gubernur Jakarta

Terbaru  11 Februari 2012 - 16:23 WIB

Pasangan Faisal Basri dan Bien Benyamin maju dalam pemilukada Gubernur DKI Jakarta melalui jalur independen.

Pasangan Faisal Basri dan Biem Benyamin resmi mendaftar sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta dari jalur independen, Sabtu (11/02).

Mereka menyerahkan semua dokumen yang menjadi syarat pendaftaran untuk jalur independen, yaitu minimal 407.345 foto kopi KTP warga Jakarta serta formulir dukungan, kepada KPU Jakarta.

"Kita sudah memenuhi semua persyaratan. Ada 430 ribu foto kopi KTP warga Jakarta berikut formulir dukungannya," kata Azman Muchtar, anggota tim sukses pasangan Faisal Basri-Biem Benyamin, kepada wartawan BBC Indonesia, Heyder Affan, Sabtu (11/02) siang.

Menurutnya, formulir dukungan itu menyertakan pula tanda-tangan asli warga Jakarta, yang minimal berjumlah 407.345 dukungan, atau 4% dari jumlah keseluruhan penduduk DKI Jakarta.

"Dan, semuanya sudah kita serahkan kepada KPUD, tadi sekitar pukul 11 siang, dengan menggunakan delapan mobil boks," ungkap Azmar.

Sekitar 3.000 orang pendukung pasangan Faisal-Biem ikut mengiringi proses pendaftaran yang diwarnai atraksi kesenian tradisional Betawi.

Pasangan Faisal Basri-Biem Benyamin merupakan pasangan calon independen pertama yang mendaftar lengkap dengan persyaratannya.

"Faisal-Biem menjadi yang pertama mendaftar," kata KPU Provinsi DKI, Juri Ardiantoro, usai pendaftaran itu.

Pendaftaran untuk calon independen dibuka sejak Rabu (08/02) dan ditutup pada Senin (13/02) nanti.

Sejauh ini ada beberapa pasangan yang menyatakan akan maju dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta melalui jalur independen, tetapi mereka belum resmi mendaftar, seperti pasangan Prayitno Ramlan - Teddy Suratmadji, serta Mulyo Wibisono-Ngadisah.

Usai menerima pendaftaran, KPK DKI Jakarta akan memilah semua formulir dan menyebarkan kepada setiap kelurahan untuk diverifikasi pada masing-masing kelurahan.

Rencananya, pemungutan suara Pemilukada DKI Jakarta akan digelar 11 Juli 2012 nanti.

Koreksi politik

Sebelum maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta dari jalur independen, Faisal Basri dikenal sebagai pengamat ekonomi, staf pengajar di sejumlah perguruan tinggi, serta aktivis politik dan LSM.

Dia juga pernah ikut mendirikan organisasi yang menjadi cikal-bakal Partai Amanat Nasional, PAN, yaitu Majelis Amanat Rakyat, MARA.

Dalam wawancara dengan wartawan BBC Indonesia, Heyder Affan, Kamis (02/02) lalu, Faisal Basri menyatakan, dia maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta melalui jalur independen tidak semata-mata untuk mengejar jabatan.

"Ini bagian upaya kita untuk melakukan koreksi terhadap kehidupan politik yang ada sekarang."

Faisal Basri, kandidat calon Gubernur DKI Jakarta

"Ini bagian upaya kita untuk melakukan koreksi terhadap kehidupan politik yang ada sekarang," katanya. ta

Upaya koreksi ini, lanjutnya, menjadi terbuka setelah jalur independen dibuka.

"Jadi, jangan dilihat semata-mata ini untuk mencapai kursi gubernur. Tapi ini cara kita untuk melakukan sesuatu untuk meningkatkan keseimbangan politik yang lebih berkualitas," tandasnya.

Dan menurutnya, perubahan itu mulai terlihat ketika partai-partai politik kini 'serius' memikirkan siapa kandidat calon gubernur DKI Jakarta yang terbaik.

"Dulu partai tidak begitu peduli terhadap calonnya. (Mereka bisa diajukan) asal setor uang banyak, " kata Faisal.

"Tapi sekarang, setelah ada calon independen, partai-partai ramai dorong untuk mencari calon berkualitas, " ujarnya, seraya menyebut beberapa nama 'berkualitas' yang mulai dimunculkan di media.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2012 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.