BBC navigation

Warga Burma yang terdampar ditampung Kantor Imigrasi Aceh Utara

Terbaru  2 Februari 2012 - 18:23 WIB

Warga etnis Rohingya asal Burma yang terdampar di perairan Aceh Utara mendapat bantuan makanan dari masyarakat setempatyang menolongnya.

Sebanyak 55 orang warga Rohingya asal Burma yang terdampar di perairan Aceh Utara, sampai Kamis (02/02) sore masih ditempatkan sementara di Kantor Imigrasi Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh.

Pihak imigrasi dan instansi terkait masih mencoba melakukan pendataan, namun belum dapat memperoleh keterangan tentang motif mereka meninggalkan Burma.

"Kita kesulitan mengorek informasi, karena mereka tidak ada yang bisa bahasa Inggris, bahasa Arab atau bahasa Indonesia," kata Kepala Kantor Imigrasi Aceh Utara Ahmad Fauzi kepada wartawan BBC Indonesia, Heyder Affan, melalui telepon, Kamis (02/02) sore.

Menurutnya, pihaknya masih menunggu penerjemah dari IOM (International Organisation for Migration) yang berkantor di Medan, Sumatera Utara.

Selama ditempatkan di kantor Imigrasi setempat, lanjut Ahmad Fauzi, puluhan warga Rohingya itu mendapat bantuan selimut, makanan serta akomodasi lainnya.

"Tentang bagaimana langkah selanjutnya, kita masih menunggu petunjuk dari Jakarta," kata Ahmad Fauzi.

Saat terdampar di perairan di wilayah Desa Kreung Geukueh, Kecamatan Dewantara, Rabu (01/01), mereka digambarkan dalam kondisi lemah setelah melakukan perjalanan berhari-hari di lautan lepas.

"Mereka ada di tengah laut, karena kapalnya bocor. Jadi hampir tenggelam, dan untunglah nelayan kita yang menolong," jelas Irawan, Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan kantor Imigrasi Lhoeksuemawe.

Sejumlah saksi mata yang menolong puluhan warga Rohingya -- yang semua lelaki dewasa -- menyebutkan, kapal yang mereka tumpangi itu berukuran kecil.

Bukan yang pertama

"Kita kesulitan mengorek informasi, karena mereka tidak ada yang bisa bahasa Inggris, bahasa Arab atau bahasa Indonesia."

Ahmad Fauzi, Kepala Kantor Imigrasi Aceh Utara

Sampai awal 2011 lalu, Polda Aceh mencatat, aparat mereka telah menangani lebih dari tiga kasus warga Rohingya terdampar dan ditolong nelayan Aceh naik ke darat.

Beberap laporan menyebutkan, dari peristiwa serupa sebelumnya, warga Rohingya kemudian dikembalikan negara asal atau dikirim ke negara ketiga yang bersedia menampung mereka.

Orang Rohingnya bermukim di negara bagian Rakhine di belahan utara Burma, tak jauh dari perbatasan dengan Bangladesh.

Dalam beberapa tahun terakhir, puluhan ribu warga etnis Rohingya berusaha mengungsi ke Bangladesh, Malaysia, dan kawasan Timur Tengah.

Pemerintah Burma dituding tidak mengakui etnis muslim Rohingya sebagai warga negara mereka.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.