bbc.co.uk navigation

Pengamanan maksimum untuk Mindo Rosalina Manulang

Terbaru  12 Januari 2012 - 17:11 WIB
M Nazaruddin

Kesaksian Rosa dianggap kunci dalam pengungkapan kasus korupsi M Nazaruddin.

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengatakan akan memberikan jaminan pengamanan maksimum kepada Mindo Rosalina Manulang, terpidana sekaligus saksi kunci dalam pengungkapan kasus korupsi tender Wisma Atlet dan sejumlah kasus besar lain yang diduga melibatkan terdakwa Nazaruddin.

Rosa, gagal bersaksi dalam dua kali sidang dengan terdakwa utama Nazaruddin pekan lalu, karena Nazar mengaku sakit.

Namun dalam kesempatan itu, Rosa sempat menangis dan meminta hakim agar memberi waktu bagi dirinya menenangkan diri.

Belakangan kepada penyidik KPK, Rosa mengaku mendapat sedikitnya tiga kali ancaman pembunuhan yang disampaikan langsung melalui kunjungan sejumlah orang ke Rumah Tahanan Pondok Bambu, yang menjadi lokasi penjaranya.

KPK dan kuasa hukum Rosa lalu meneruskan laporan itu dengan permintaan perlindungan maksimum atas keamanannya pada LPSK Kamis (12/1) pagi dan langsung disanggupi.

"Kami akan berikan jaminan maximum security meskipun sejak Oktober 2011 kita sudah mendampingi yang bersangkutan," kata Maharani Sophia, juru bicara LPSK.

Bentuk pengamanannya kini masih dirumuskan kata Maharani, antara pihak Rutan Pondok Bambu, KPK dan LPSK.

"Karena kan statusnya terpidana sekaligus saksi, jangan sampai nanti malah mengganggu proses penyidikannya atau persidangannya," tambah Maharani.

Dalam standar perlindungan saksi, seorang pemohon biasanya akan dibawa ke rumah aman yang dirahasiakan untuk melindunginya dari ancaman pihak lain.

Namun dalam kasus Rosa, karena posisinya merupakan tahanan Rutan Salemba, LPSK mengatakan 'perlu koordinasi' mengatur pengamanannya.

Pertama kali

Laporan Rosa tentang adanya ancaman terhadap keselamatannya menurut KPK, bukan yang pertama kalinya didengar penyidik.

Tahun lalu, ancaman serupa sempat diterimanya, namun tidak disertai dengan permintaan perlindungan seserius kali ini.

"Kali ini adalah pertama kalinya ada laporan ancaman pembunuhan pada kita sampai beberapa kali dan ini kita anggap serius sekali," kata Johan Budi, juru bicara KPK.

"Kali ini adalah pertama kalinya ada laporan ancaman pembunuhan pada kita sampai beberapa kali dan ini kita anggap serius sekali"

Johan Budi

Begitu besar kekhawatiran KPK terkait keselamatannya, Rosa sampai diinapkan di kantor KPK Rabu malam, namun Johan mengaku tak tahu apakah Kamis (12/01) malam mantan juru pemasaran perusahaan milik M Nazaruddin ini sudah akan dipindahkan ke loaksi lain.

"Yang jelas KPK memandang kesaksiannya sangat penting dalam kasus ini, dan bukan cuma terhadap Rosa, untuk hal semacam ini maka kami anggap sangat penting," tegas Johan.

Adalah Rosa yang mula-mula dibidik KPK dalam aksus dugaan korupsi tender Wisma Atlet dalam proyek SEA GAmes di Jaka Baring, Palembang.

Selain memastikan nama Nazaruddin terseret kasus, Rosa juga dianggap kunci dalam membuka tabir apakah benar sejumlah anggota DPR ternama serta Ketua Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, terlibat dalam kasus korupsi ini.

Kasus yang melibatkan Nazaruddin ditaksir KPK merupaan salah satu rangkaian kasus korupsi terbesar di Indonesia, dengan nilai kerugian negara antara Rp7 triliun sampai Rp13 triliun.

Seperti muncul dalam kesaksian di pengadilan, saat bekerja untuk Nazar, Rosa berperan sebagai pelaku lapangan yang berhubungan dengan sejumlah figur penting termasuk dalam hal transaksi uang dan dugaan pengaturan suap.

Rosa sendiri sudah dinyatakan bersalah dan mendapat hukuman dua setengah tahun penjara atas kesalahannya dalam kasus ini.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2012 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.