
Aceh pernah dilanda bencana tsunami pada tahun 2004 dan menewaskan ribuan orang.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mencabut peringatan tsunami dua jam pasca terjadinya gempa berkekkuatan 7,3 SR di Aceh.
Pusat Gempa sendiri dilaporkan berada pada 2,32 LU - 92,82 BT atau 419 kilometer barat daya Meulaboh dan berpusat pada kedalaman 10km.
Kondisi Aceh pasca gempa yang terjadi pada pukul 01.36 WIB dilaporkan aman.
"Situasi secara keseluruhan dalam kondisi aman," kata Kepala Pusat Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho kepada sejumlah media.
Dia mengatakan lembaganya masih melakukan sejumlah pendataan untuk mengetahui secara pasti kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.
Meski demikian sejumlah gempa susulan yang berkekuatan lebih kecil dilaporkan masih terus terjadi hingga pukul 04.00 WIB pagi tadi.
Saat gempa terjadi sejumlah masjid di Banda Aceh membunikan sirene tanda waspada kepada warga di wilayah tersebut.
Tsunami
Warga yang merasakan guncangan gempa juga dilaporkan berlarian keluar rumah dan mencoba mencari tempat perlindungan di daerah yang lebih tinggi.
Banyak dari mereka yang menggunakan sepeda motor dan mobil untuk mencapai kawasan yang lebih tinggi.
Sementara itu di kota Simeulue sejumlah pasien sebuah rumah sakit lokal sempat diungsikan untuk mengantisipasi bencana tsunami.
Gangguan telekomunikasi juga sempat terjadi di wilayah tersebut pasca terjadinya gempa tersebut namun pagi ini dilaporkan sudah normal.
Bencana tsunami sempat memukul Aceh pada tahun 2004 lalu dan mengakibatkan setidaknya 230.000 orang tewas dalam persistiwa itu.
Indonesia sendiri merupakan salah satu negara yang kerap dilanda gempa karena posisinya yang berada dalam rangkaian cincin api kawasan Pasifik.










