BBC navigation

Rencana pengiriman TKI trampil pada 2017

Terbaru  5 Januari 2012 - 11:35 WIB
Penampungan TKI di Bekasi

Indonesia dan Malaysia sepakat mencabut moratorium TKI dan pengiriman akan dimulai tahun ini.

Indonesia merencanakan akan menghentikan penempatan pembantu rumah tangga tahun 2017 dan mengganti dengan tenaga trampil, menurut Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Tenaga trampil yang akan disiapkan untuk dikerahkan ke luar negeri termasuk perawat kebutuhan khusus, supir dan juga mereka yang dapat dipekerjakan di toko atau sektor ritel, kata humas Kementrian Tenaga Kerja, Suhartono.

Suhartono mengatakan pengiriman TKI ke Malaysia yang dijadwalkan sekitar bulan Maret mendatang akan dijadikan proyek percontohan.

Indonesia dan Malaysia sepakat mencabut moratorium pengiriman tenaga kerja yang diberlukan pertengahan 2009 menyusul sejumlah kasus kekerasan terhadap pekerja Indonesia di negara itu.

Suhartono juga mengatakan rencana menghentikan pengerahan pembantu rumah tangga ke luar negeri ini merupakan bagian dari Road Map atau garis besar yang saat ini tengah disiapkan menyusul berbagai kasus penyiksaan.

Ia mengatakan pekerja yang akan dikirim ke luar negeri disyaratkan menjalani pelatihan minimal 200 jam.

"Jadi TKI yang belum siap tidak akan kita kirim ke luar negeri," kata Suhartono kepada BBC Indonesia.

Pengakuan jabatan dan profesi

"Negara penempatan harus mengakui mereka sebagai pekerja dengan jabatan dan profesi tertentu dengan hak-hak seperti jam kerja, hari libur dan hak gaji sesuai standar"

Muhaimin Iskandar

Sebelumnya Menteri Tenaga Kerja Muhaimin Iskandar mengatakan penghentian pengiriman pembantu rumah tangga ini merupakan bagian dari upaya peningkatkan kualitas TKI.

Saat ini, terdapat sekitar 650.000 pembantu rumah tangga yang dikirim setiap tahun.

Muhaimin mengakui langkah ini akan sulit dicapai dan bilapun tetap harus dilakukan posisinya harus jelas.

"Harus ada pengakuan kerja berdasarkan jabatan dan profesi. Negara penempatan harus mengakui mereka sebagai pekerja dengan jabatan dan profesi tertentu dengan hak-hak seperti jam kerja, hari libur dan hak gaji sesuai standar," kata Muhaimin dalam pernyataan.

Sementara itu Suhartono mengatakan sejumlah hal yang dilakukan untuk menyiapkan tenaga trampil adalah melakukan pelatihan di 55 daerah kantong, termasuk di Jawa Barat, NTB dan NTT.

Mulai pertengahan tahun lalu, pemerintah Arab Saudi memutuskan menghentikan semua izin kerja bagi pembantu rumah tangga asal Indonesia dan Filipina akibat berbagai masalah terkait kondisi kerja para pekerja migran dari Asia Tenggara ini.

Moratorium rencananya akan diterapkan sampai Indonesia dan Arab Saudi menyepakti perjanjian untuk memberikan perbaikan perlindungan dan kesejahteraan bagi TKI di Arab Saudi.

Saat ini diperkirakan terdapat 1,5 juta tenaga kerja Indonesia di Arab Saudi, sebagian bekerja sebagai pembantu rumah tangga.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.