BBC navigation

Indonesia-AS sepakati kerjasama US$600 juta

Terbaru  18 November 2011 - 22:24 WIB
Obama dan Yudhoyono

Presiden Obama dan Susilo Bambang Yudhoyono bertemu di sela-sela KTT Asia Timur.

Amerika Serikat dan Indonesia menyepakati Kemitraan Milenium Menyeluruh, atau Millenium Comprehensive Partnership, MCP, di bidang pembangunan ekonomi berwawasan lingkungan.

Peningkatan kerjasama antara Indonesia dan Amerika Serikat ini disampaikan dalam keterangan pers bersama Presiden AS Barack Obama dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono usai pertemuan bilateral di sela-sela KTT Asia Timur di Nusa Dua, Bali hari Jumat (18/11).

Kemitraan Milenium Menyeluruh ini senilai US$600 juta atau sekitar Rp5,4 triliun, yang ditujukan untuk mendukung pembangunan ekonomi berwawasan lingkungan, kesehatan masyarakat dan meningkatkan pelayanan publik di Indonesia.

Kesepakatan ini termasuk penandatanganan kerjasama investasi.

''Di bidang ekonomi juga terdapat peningkatan yang sangat signifikan sebagai contoh ditandatanganinya OPIC, Overseas Private Investment Cooperation,'' kata Yudhoyono.

Kerjasama ini, menurut SBY, menjadi pedoman perdagangan dan investasi diantara kedua negara.

Hasil dari OPIC yang terlihat hari ini adalah pembelian pesawat Boeing 737 oleh maskapai penerbangan Lion Air.

''Kami menyambut sebuah penyelesaian kesepakatan yang saya saksikan tadi pagi, Jumat (18/11) keputusan perusahaan maskapai Indonesia untuk membeli lebih dari 230 pesawat Boeing senilai setidaknya $20 miliar dolar," kata Presiden Obama.

"Ini adalah transaksi komersial terbesar di antara kedua negara, dan menunjukkan besarnya potensi hubungan antara kedua negara,'' tambah Obama.

Kerjasama militer

"Di bidang keamanan, kami menyepakati sejumlah langkah untuk meningkatkan kerjasama termasuk pelatihan dan dukungan untuk memutakhirkan militer Indonesia."

Presiden Obama

Kesepakatan milenium ini merupakan lanjutan dari Kesepakatan Kemitraan Menyeluruh yang dibuat kedua kepala negara saat Obama berkunjung ke Indonesia November tahun lalu.

Peningkatan kerjasama yang paling mencolok di antara kedua negara adalah di bidang militer.

Setelah embargo terhadap TNI dicabut secara berkala, dalam setahun belakangan Amerika Serikat terlihat royal memberikan bantuan kepada militer Indonesia.

Selain memberikan pelatihan kepada perwira TNI, AS juga menghibahkan pesawat tempur F16. Presiden Barack Obama dalam kesempatan itu sekali lagi menyampaikan misi Amerika yang ingin memperkuat pengaruh di kawasan Asia Pasifik .

''Saya senang menjadi presiden Amerika pertama yang menghadiri KTT Asia Timur, ini adalah contoh lain bagaimana AS fokus kembali ke Asia Pasifik dan lebih terlibat dalam kawasan sehingga kita bisa mencapai tantangan bersama,'' tegas Obama.

Dan tampaknya Indonesia memang menjadi mitra strategis bagi Amerika.

''Di bidang keamanan, kami menyepakati sejumlah langkah untuk meningkatkan kerjasama termasuk pelatihan dan dukungan untuk memutakhirkan militer Indonesia," kata Obama.

"Saya tahu bahwa kerjasama pertahanan ini bukan hanya meningkatkan kapasitas Indonesia untuk mengamankan dalam negeri tetapi juga membantu Indonesia memainkan peran aktif dalam keamanan di kawasan,'' tambah Obama.

Sebelum datang ke Bali, Obama dan Perdana Menteri Australia Julia Gillard telah meyepakati untuk meningkatkan kehadiran militer AS dengan membangun pangkalan militer di Darwin , daerah utara Australia yang berbatasan dengan perairan Indonesia.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.