
Mabes Polri menangkap seseorang yang disebut sebagai pimpinan kelompok teroris Cirebon.
Mabes Polri menangkap seorang buronan pimpinan kelompok Cirebon yang disebut bertanggungjawab dalam kasus ledakan bom di masjid Polres Cirebon.
Yadi Al Hasan, nama buronan itu, disebutkan ditangkap pada Rabu (19/10) malam.
"Yadi ditangkap di Kampung Pasindangan, Kecamatan Gunung Jati, Cirebon... Dia adalah amir (pimpinan)-nya," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam di Jakarta, Kamis (20/10).
Yadi, menurut Anton, adalah pimpinan tersangka teroris yang ikut bertanggungjawab dalam kasus ledakan bom di masjid di komplek Polres Cirebon.
Menurut Anton, kelompok ini menamakan diri sebagai "Tauhid Wal Jihad".
"Dia (Yadi) adalah seorang guru yang pernah mendapatkan pelatihan-pelatihan dan sebagainya," jelas Anton.
Bersama 6 orang buronan lainnya, Yadi masuk daftar pencarian orang (DPO).
Enam buronan ini, lanjut Anton, digambarkan mampu merakit bom dan merekrut orang untuk masuk dalam jaringan terorisme.
Serangan bom bunuh diri di masjid kompleks markas kepolisian resort Cirebon, pertengahan April 2011 lalu, menewaskan pelakunya serta melukasi beberapa orang.










