
Pasukan anti teror Mabes Polri menangkap 5 orang yang diduga terakti kasusm bom bunuh diri di Cirebon, April lalu.
Lima orang yang dicurigai terkait bom bunuh diri di Cirebon ditangkap aparat kepolisian, hari Sabtu (8/10).
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Irjen Pol Anton Bachrul Alam mengatakan, mereka ditangkap di wilayah Bekasi dan kawasan Senen, Jakarta Pusat.
"Semua ditangkap hari ini (Sabtu)," kata Anton Bachrul Alam kepada wartawan di Jakarta.
Salah-seorang yang ditangkap, menurut Kepala Bidang Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri, Komisaris Besar Polisi Boy Rafli Amar, masuk dalam daftar pencarian orang.
Orang tersebut berinisial HK alias Haekal alias Udin, yang menurut Rafli Amar, ditangkap di kawasan Senen.
Daftar pencarian orang
"Telah dilakukan penangkapan terduga DPO bom jaringan Cirebon sekitar pukul 01.00 WIB," kata Rafli, saat dihubungi wartawan.
Sejauh ini menurutnya penyidik masih memeriksa 5 orang yang diduga terkait kasus bom bunuh diri di masjid di komplek Mapolres Cirebon, pertengahan April lalu.
Sebelumnya, polisi juga menangkap seseorang yang disebut sebagai tersangka teror jaringan Cirebon -- yang masuk daftar pencarian orang -- di Kota Solok, Sumatera Barat.
Beni Asri, nama tersangka itu, diyakini berada di belakang aksi bom bunuh diri GBIS Kepunton, Solo, Jawa Tengah.
Aksi bom bunuh diri di masjid Polres Cirebon melukai 30 orang anggota polisi yang sedang menjalankan ibadah shalat Jumat, April lalu.
.










