Muhaimin Iskandar penuhi panggilan KPK

Terbaru  3 Oktober 2011 - 09:24 WIB
Gedung KPK

KPK memeriksa Menteri Muhaimin Iskandar terkait kasus anggaran dana transmigrasi.

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar dengan ditemani sejumlah stafnya memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (3/10)

Muhaimin, yang juga adalah Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, tiba di kantor KPK sekitar pukul 7.50 WIB meski pemeriksaan dijadwalkan pada pukul 10.00 WIB.

KPK memanggil Muhaimin terkait pengakuan para tersangka kasus suap anggaran Proyek Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Transmigrasi (PPIDT) sebesar Rp500 miliar.

"Kedatangan Pak Muhaimin terkait pengakuan sejumlah tersangka bahwa uang suap diperuntukkan bagi beliau," kata juru bicara KPK, Johan Budi saat dihubungi BBC Indonesia.

"Bisa saja kan tersangka itu hanya mengaku-aku saja. Jadi kita panggil Pak Muhaimin sebagai saksi," lanjut Johan Budi.

Sejumlah tersangka yang sudah ditangkap KPK mengatakan uang sebesar Rp1,5 miliar yang dibungkus kardus buah durian itu sedianya akan dikirimkan untuk Muhaimin Iskandar.

Namun dalam beberapa kesempatan Muhaimin membantah tudingan tersebut seperti pernah disampaikannya dalam rapat dengan Komisi IX DPR beberapa waktu lalu.

Menurut Muhaimin, Kemenakertrans hanya mohon agar program PPIDT dilaksanakan, sedangkan kuasa pengguna anggaran program ini adalah dinas di daerah yang belum tentu dinas transmigrasi, bisa dinas pekerjaan umum. Adapun bupati sebagai pihak penggunanya.

"Siapapun yang mencatut nama saya, saya tidak pernah bertemu dan berkomunikasi bahkan dengan Sesdirjen saya tidak pernah membicarakan hal ini. Saya juga tidak kenal dengan pengusaha itu," tegasnya di hadapan Komisi IX.

Periksa anggota banggar

"Siapapun yang mencatut nama saya, saya tidak pernah bertemu dan berkomunikasi bahkan dengan Sesdirjen saya tidak pernah membicarakan hal ini. Saya juga tidak kenal dengan pengusaha itu."

Muhaimin Iskandar

Selain memeriksa Muhaimin, KPK juga dijadwalkan akan memeriksa dua wakil ketua Badan Anggaran DPR yaitu Tamsil Linrung dan Olly Dondokambey.

Beberapa waktu lalu, kedua politisi ini juga sudah menjalani pemeriksaan bersama Ketua Banggar Melchias Markus Mekeng dan Wakil Ketua Banggar, Mirwan Amir, sebagai saksi.

KPK beralasan pemanggilan keempat pemimpin banggar itu penting untuk mengetahui alur kebijakan persetujuan alokasi anggaran PPIDT yang kemudian bermasalah itu.

Pemanggilan keempat pemimpin banggar ini sempat membuat hubungan KPK dan DPR memananas.

Banggar merasa pemanggilan keempat pimpinannya menyalahi prosedur dan mengancam tidak akan melanjutkan pembahasan RAPBN 2012 sebelum KPK menjelaskan duduk permasalahannya.

Namun, belakangan sikap banggar DPR melunak. Baghkan Tamsil Linrung dan Olly Dondokambey bersedia hadir dalam pemeriksaan di KPK.

Dugaan suap ini muncul ke permukaan setelah dua pejabat Kemenakertrans dan seorang pengusaha ditangkap KPK beberapa waktu lalu.

Mereka yang sudah ditahan KPK adalah Sekretaris Direktorat Jenderal Pembinaan, Pembangunan Kawasan Transmigrasi (Ditjen P2KT) I Nyoman Suisnaya, Kabag Program Evaluasi Ditjen P2KT Dadong Irbarelawan dan seorang pengusaha, Dharnawati.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.