BBC navigation

Pesawat dengan 14 penumpang jurusan Medan-Kutacane hilang

Terbaru  29 September 2011 - 11:43 WIB
Casa 212

Casa 212 banyak digunakan di seluruh dunia seperti yang digunakan AU Cile ini.

Sebuah pesawat terbang jenis Casa 212 milik PT Nusantara Buana Air (NBA) hilang dalam perjalanan Medan-Kutacane, Kamis (28/09).

Pesawat dengan nomor penerbangan PK-TLF ini mengangkut 18 penumpang termasuk empat awak dan empat orang anak-anak.

"Pesawat berangkat pukul 7.23 dari bandara Polonia dan seharusnya mendarat di Kutacane dalam 30 menit," kata seorang staf bandara Polonia, Medan, Jamal saat dihubungi BBC Indonesia.

Cuaca di sekitar bandara Polonia menurut Jamal dalam kondisi cerah dan kondisi pesawat pun sangat prima.

"Kalau kondisi pesawat tidak prima tidak akan kami izinkan terbang," tambah Jamal.

Saat ini, pihak Polonia sudah menghubungi setidaknya 11 bandara di Provinsi Aceh untuk mencari keberadaan pesawat.

"Tapi sejauh ini belum ada kabar keberadaan pesawat tersebut," lanjut Jamal.

"Kemungkinan kecil pesawat itu ditemukan," tegasnya.

Sementara itu, Basarnas Medan sudah mendapatkan informasi tentang kemungkinan kordinat jatuhnya pesawat terbang, jika memang pesawat tersebut mengalami kecelakaan.

"Kira-kira dari kordinat itu, jatuhnya di sekitar Bukit Lawang, Bahorok sekitar satu jam perjalanan dari Medan," kata juru bicara Basarnas Medan, Hisar Turnip.

Casa 212

  • Kru : Dua (pilot dan co-pilot)
  • Kapasitas : 26 penumpang (versi sipil) dan 2.700 kg barang.
  • Panjang : 16.20m
  • Berat kosong : 3,780 kg
  • Klik Kecepatan :370 km/jam

Saat ini, lanjut Turnip, tim Basarnas sudah menuju lokasi kemungkinan jatuhnya pesawat Casa 212.

Deretan kecelakaan

Hilangnya pesawat terbang Casa ini menambah panjang deretan panjang kecelakaan transportasi Indonesia dalam beberapa pekan terakhir.

Pekan lalu sebuah perahu tenggelam di perairan Nusa Penida, Bali dan menewaskan setidaknya 14 orang penumpangnya.

Kecelakaan kapal laut kembali terjadi setelah kapal feri KM Kirana IX terbakar dan menewaskan enam orang penumpangnya di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Sementara, transportasi udara pun tak luput dari kecelakaan.

Di Papua dalam sebulan terakhir setidaknya telah terjadi dua kali kecelakaan pesawat terbang.

Dua kecelakaan itu melibatkan sebuah pesawat milik Susi Air di Kabupaten Yahukimo dan pesawat Yayasan Jasa Aviasi Indonesia di Kabupaten Yalimo.

Kedua kecelakaan pesawat terbang di Papua itu menewaskan lima orang.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.