bbc.co.uk navigation

Pelaku bom Solo terlibat bom Cirebon

Terbaru  27 September 2011 - 11:38 WIB
Kepolisian RI

Polisi memastikan pelaku pengeboman GBIS Solo terkait dengan bom bunuh diri Cirebon.

Dalam jumpa pers hari ini, Rabu (27/09) juru bicara Mabes Polri, Inspektur Jenderal Anton Bachrul Alam, mengatakan tersangka pelaku bom Solo Pino Damayanto alias Ahmad Urip alias Ahmad Yosepa Hayat alias Hayat terlibat dalam aksi bom bunuh diri di masjid Polres Cirebon.

"Hayat mengantarkan Mohammad Syarif (pelaku pengeboman) ke masjid Polres Cirebon itu," kata Anton Bahrul.

Selain itu, lanjut Anton, kepolisian memastikan Hayat adalah anggota Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) Cirebon.

"Pada Oktober 2010, yang bersangkutan terlibat perusakan Alfamart dan Indomart. Sehingga dia termasuk DPO kita," kata Anton.

Polisi, papar Anton, tidak berhenti mencari rekan-rekan Pino alias Hayat maupun orang yang menjadi otak di belakang aksi ini.

“Polisi sedang mengembangkan kasusnya untuk mencari otaknya dan teman-temannya,” tambah Anton.

Anton menambahkan polisi menduga Hayat dan pelaku bom Cirebon dilatih pelaku bom Kedubes Australia yang pernah ditahan dan menjalani proses deradikalisasi.

Meski tidak menyampaikan informasi secara detail, Anton menjamin polisi sudah mengantungi sejumlah nama yang diduga terlibat dalam aksi bom bunuh diri di Solo dan sedang melakukan perburuan.

Pemeriksaan panjang

"Polisi sedang mengembangkan kasus ini untuk mencari otaknya dan teman-temannya."

Irjen anton Bachrul Alam

Kepolisian juga sudah memastikan jenazah pelaku bom di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton, Solo, Minggu (26/09) adalah Pino Damayanto. Nama ini adalah nama asli Ahmad Urip alias Ahmad Yosepa Hayat alias Hayat.

"Setelah dilakukan pemeriksaan DNA selama 20 jam, tidak terbantahkan bahwa jenazah pelaku bom bunuh diri di GBIS Kepunton Solo, Jateng adalah Pino Damayanto," kata Kepala Pusdokkes Polri, dr Mussadeq Ishaq dalam jumpa pers, Selasa (27/09).

Sebagai pembanding, lanjut Mussadeq, antara lain sidik jari yang diperoleh saat Pino membuat surat izin mengemudi di Polres Cirebon tahun 2005 lalu.

Untuk semakin meyakinkan dugaan, polisi juga mengambil sampel DNA dari pihak keluarga Pino. Sampel DNA diambil termasuk dari putrid Pino yang baru berusia empat tahun.

Polisi menegaskan nama Pino Damayanto adalah sesuai dengan akte kelahiran dan sudah diakui kedua orang tuanya.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2012 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.