PM Thailand Yingluck Shinawatra di Jakarta

Terbaru  12 September 2011 - 09:50 WIB
Yingluck Shinawatra

Yingluck Shinawatra merupakan perdana menteri perempuan pertama di Thailand.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini, Senin 12 September, menerima kunjungan Perdana Menteri Thailand, Yingluck Shinawatra, di Istana Merdeka.

Lawatannya ke Indonesia ini merupakan rangkaian dari lawatan pertamanya ke luar negeri setelah terpilih menjadi perdana menteri perempuan Thailand pertama menyusul kemenangan partai pimpinannya, Pheu Thai, dalam pemilihan umum awal Juli ini.

Sebelum ke Indonesia, Yingluck lebih dulu berkunjung ke Brunei Darussalam, negara pertama yang dikunjunginya sebagai perdana menteri.

Dalam kunjungannya selama sehari ke Indonesia -yang tahun ini sedang menjabat posisi sebagai pemimpin ASEAN- Yingluck dan Presiden Yudhoyono akan membicarakan hubungan bilateral kedua negara serta isu-isu ASEAN.

Yingluck adalah adik mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra, yang kini masih berada di pengasingan karena sudah divonis bersalah dengan hukuman dua tahun penjara karena terbukti menyalahgunakan kekuasaan saat menjabat perdana menteri.

Tantangan serius

Dengan latar belakang dunia usaha dan pengalaman politik yang amat sedikit, Yingluck -yang berusia 44 tahun- menghadapi tantangan untuk membawa stabilitas setelah masa-masa kericuhan politik selama lima tahun di Thailand.

Thaksin digulingkan pada tahun 2006 lewat sebuah kudeta militer dan banyak yang mengkhawatirkan bahwa kepemimpinan Yingluck masih dipengaruhi oleh abangnya.

Bagaimanapun Yingluck jelas menghadapi sejumlah tantangan serius karena kampanye Pheu Thai menjanjikan pembelanjaan besar-besaran untuk mendapatkan dukungan masyarakat dan pemilih miskin di daerah pedesaan.

Dan sebagai perdana menteri, kini dia harus mewujudkan janji tersebut.

Selain itu Yingluck juga harus menghadapi tuntutan para pengunjuk rasa yang disebut kelompok kaus merah, yang membantunya merebut kekuasaan.

Sebagian dari mereka menuntut penyelidikan menyeluruh operasi keamanan tahun lalu terhadap pengunjuk rasa kaus merah di Bangkok yang menyebabkan puluhan orang tewas.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.