Wapres FIFA: jangan politisasi sepakbola

Terbaru  14 Juni 2011 - 13:25 WIB

Wakil Presiden FIFA meminta pemerintah Indonesia tidak campur tangan dalam Kongres Luar Biasa PSSI.

Wakil Presiden FIFA Pangeran Ali bin Al-Hussein meminta agar Kongres Luar Biasa PSSI nanti tidak dicampuri oleh urusan politik.

Hal itu disampaikan usai bertemu dengan Menpora Andi Mallarangeng di Jakarta, Selasa (14/06) siang, seperti dilaporkan wartawan BBC, Andreas Nugroho.

"Jangan sampai sepakbola Indonesia dicampuri kepentingan politik," kata Pangeran Ali kepada wartawan.

Menurutnya, FIFA mendukung sepenuhnya Kongres Luar Biasa PSSI di Solo, tanggal 9 Juli nanti.

"Kami akan men-support Indonesia dan pelaksanaan Kongres (PSSI) besok," tandasnya.

Dalam keterangan yang singkat itu, Pangeran Ali bin Al-Husein tidak menjelaskan isi pertemuannya dengan Menpora.

Dia juga menyadari sepenuhnya bahwa warga Indonesia sangat antusias terhadap sepakbola.

"Di tengah Piala AFF Desember lalu, saya melihat masyarakat Indonesia begitu antusias pada sepakbola," ungkapnya.

"Ini mencerminkan sepakbola di sini potensial."

Bertemu Toisuta

Sementara itu Menpora Andi Mallarangeng mengatakan pertemuan tidak membicarakan langkah antisipasi jika Kongres PSSI nantinya mengalami jalan buntu.

"Tidak ada pembicaraan ke arah situ, cuma diskusi tentang bagaimana suksesnya Kongres," tandas Andi.

"Jangan sampai sepakbola Indonesia dicampuri kepentingan politik"

Pangeran Ali Bin Al Hussein

Usai bertemu Menpora, Pangeran Ali dilaporkan bertemu dengan George Toisutta, Kepala Staf TNI Angkatan Darat, yang tetap akan dicalonkan oleh pendukungnya sebagai Ketua Umum PSSI, dalam kongres nanti.

Dia juga akan menemui Wakil Presiden, Boediono, Ketua Komite Normalisasi PSSI, Agum Gumelar, dan makan malam dengan orang-orang yang menamakan diri sebagai Kelompok 78.

Tidak diketahui apa agenda pertemuan, namun kemungkinan besar Wakil Presiden FIFA akan menegaskan kembali sikapnya yang melarang Toisutta untuk maju dalam pemilihan.

Selain Toisutta, FIFA telah melarang tiga calonnya untuk maju, yaitu Nirwan Bakrie, Nurdin Halid, dan Arifin Panigoro.

Namun kelompok 78 sejauh ini tetap ngotot mengusung Toisutta dan Arifin dalam kongres nanti.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.