
Sebuah kapal Iran yang dibajak perompak Somalia didekati oleh pasukan militer Belanda.
Kementrian Luar Negeri Indonesia dan PT Samudera Indonesia belum bisa memastikan apakah kapal Sinar Kudus dan 20 awak kapalnya sudah dibebaskan oleh perompak Somalia.
Kantor Berita Reuters melaporkan bahwa perompak Somalia sudah menerima duit tebusan sebesar $ 4.5 juta dari sebuah sumber perompak bernama Geney di desa pesisir El-Dhanane.
Reuters juga mengkofirmasi kabar ini dengan seorang mantan pejabat Maritim yang berdomisili di Kenya, Andrew Mwangura.
Namun pihak terkait di Indonesia masih belum bisa memastikan kebenaran berita ini.
"Kami masih belum bisa memastikan hal ini," Michael Tene, juru bicara Kementrian Luar Negeri Indonesia, mengatakan kepada BBC Indonesia.
"Kami akan terus memantau perkembangan berita ini," ujar Michael.
Seorang sumber dari Samudera Indonesia - perusahaan yang mengoperasikan kapal Sinar Kudus - juga tidak bisa memastikan kebenaran berita tersebut.
"Belum bisa dipastikan," ujar sumber yang tidak mau disebutkan namanya itu.
Kapal kargo dengan tujuan Rotterdam, Belanda tersebut dibajak di lepas pantai Somalia sejak bulan Maret lalu.










