BBC navigation

Uang tebusan masih dirundingkan

Terbaru  17 April 2011 - 21:10 WIB
Perompak Somalia

Perompak Somalia dipergoki dua kapal motor marinir Belanda di lepas pantai Somalia awal April

Informasi dari PT Samudera Indonesia menyebutkan perundingan dengan perompak sudah menemui titik temu namun harus ditindaklanjuti dengan pembahasan mekanisme penyerahan uang tebusan.

Demikian dijelaskan Deputi VII Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informatika Kemenko Polhukam Marsekal Muda Sagom Tamboen kepada BBC Indonesia.

Mekanisme penyerahan uang tebusan sampai hari Minggu (17/4) belum ada kesepakatan yang pasti, lanjutnya.

Menurut Sagom yang dimaksud mekanisme penyerahan ini jangan sampai penerima uang bukan orang yang meminta.

"Karena kita tahu bahwa di Somalia itu cukup banyak kelompok yang katanya hidup dari merompak para pelaut," ujar Sagom.

"Kalau nanti PT Samudera Indonesia menyerahkan uang tebusan kepada si A tahu-tahu yang melakukan penyanderaan terhadap ABK ini adalah si B berarti tidak tepat sasaran. Ujung-ujungnya 20 ABK tidak akan dilepaskan juga," tambahnya soal pentingnya mekanisme penyerahan tebusan kepada perompak.

Kapal Sinar Kudus yang memiliki tujuan Rotterdam, Belanda dibajak di lepas pantai Somalia Rabu siang waktu setempat (16/3).

Posisi pemerintah

"Informasi dari PT Samudera Indonesia, perundingan mereka dengan perompak sudah ada titik temu namun harus ditindaklanjuti pembahasan mekanisme penyerahan uang tebusan"

Sagom Tamboen

Mengenai tuntutan sebanyak US$3 juta dari para perompak, Sagom menyatakan, "Pemerintah bukan dalam posisi mendalami masalah nominal, pemerintah hanya mendorong PT Samudera Indonesia membuka komunikasi dan menyelesaikan tanggung jawabnya membebaskan 20 sandera."

Sejauh ini belum diperoleh informasi kapan batas waktu penyerahan uang tebusan itu harus diserahkan, kata Sagom.

Mengenai pengiriman 400 personil militer termasuk dua kapal fregat ke dekat Somalia, Sagom menjelaskan,
"Setelah kejadian perompakan berbagai opsi yang akan dilakukan dipertimbangkan. Salah satu opsi adalah pengunaan kekuatan militer."

"Tapi dalam perjalanan waktu setelah melihat situasi dan kondisi keberadaan kapal Sinar Kudus tentu tidak mempertimbangkan lagi untung ruginya penggunaan tentara melihat lokasi mereka yang sudah ada di pelabuhan," jelasnya.

Kapal Sinar Kudus yang memiliki tujuan Rotterdam, Belanda dibajak di lepas pantai Somalia Rabu siang waktu setempat (16/3).

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.